Senin, 28 September 2026
11:41 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Distribusi komplementer

Distribusi komplementer adalah hubungan antara dua elemen berbeda dari jenis yang sama di mana satu elemen ditemukan. Distribusi komplementer sifatnya saling melengkapi dan posisinya tidak dapat ditukar (bersifat tetap) dalam suatu lingkungan tertentu. Di dalam linguistik, distribusi komplementer berbeda dengan distribusi konstrastif dan distribusi bebas.[1]

Fonologi

Di lingkup fonologi, distribusi komplementer adalah distribusi fonem yang sifatnya tetap dan tidak menimbulkan perubahan makna. Ketika dua fonem berada dalam distribusi komplementer, untuk membedakannya dapat dilihat dari letak alofonnya karena fonem yang sama memiliki alofon yang berbeda.

Dalam bahasa Inggris, ada tiga sifat distribusi komplementer. Contohnya, pace /pheis/ yang beraspirasi, space /speis/ yang tidak beraspirasi, dan map /maep/ yang tidak diletupkan.

Morfologi

Distribusi komplementer dalam morfologi dianalisis dalam bentuk kata. Contohnya, perbedaan penggunaan a dan an. Bentuk a digunakan sebelum kata yang diawali dengan bunyi konsonan; a bear, a glass, a cake. Sedangkan bentuk an digunakan sebelum kata yang diawali dengan bunyi vokal; an apple, an hour.

Dikatakan saling melengkapi karena distribusi komplementer tidak dapat digunakan bersamaan. An digunakan ketika a tidak digunakan, begitu pula sebaliknya.

Referensi

  1. ↑ Siminto, Author (2013). Pengantar Linguistik (PDF). Semarang: Cipta Prima Nusantara. hlm. 33. ISBN 978-6028-0549-1-0.{{cite book}}: |first= memiliki nama generik; Periksa nilai |isbn=: checksumPemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan