Senin, 05 Oktober 2026
09:20 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Distorsi harmonisa

Distorsi harmonisa

perubahan bentuk asli (atau karakteristik lain) dari sesuatu

Bagikan:
250px-Armonicos.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Munculnya harmonik ketika sinyal dimasukkan ke dalam elemen non-linier

Distorsi harmonisa atau erotan harmonisa[1] adalah distorsi pada gelombang arus listrik atau tegangan listrik yang menimbulkan gangguan listrik ke sistem distribusi tenaga listrik.[2] Gejala yang tampak dari distorsi harmonisa adalah adanya gelombang-gelombang harmonisa yang mempunyai frekuensi dengan nilai kelipatan bulat dari frekuensi normal. Sifat gelombang harmonisa adalah mengikut pada gelombang murni dan menghasilkan gelombang yang tidak berbentuk gelombang sinus sempurna.[3] Distorsi harmonisa disebabkan oleh tiga faktor yaitu jenis beban listrik, sistem tenaga listrik dan generator listrik.[4]

Jenis

Distorsi harmonisa individual

Distorsi harmonisa individual merupakan perbandingan antara nilai rata-rata kuadrat dari harmonisa individual dengan nilai rata-rata kuadrat dari frekuensi murni. Penjumlahan antara distorsi harmonisa individual dengan nilai nilai rata-rata kuadrat dari frekuensi murni menghasilkan jumlah keseluruhan dari distorsi harmonisa.[5]

Penyebab

Beban listrik

Beban listrik menjadi penyebab utama timbulnya distorsi harmonisa. Jenis beban listrik yang paling memengaruhi timbulnya harmonisa adalah beban non-linier khususnya penyearah yang terbuat dari bahan semikonduktor. Penyearah ini digunakan pada elektronika daya sehingga menghasilkan harmonisa ketika proses penyakelaran berlangsung. Komponen elektronik yang menghasilkan harmonisa arus listrik salah satunya adalah transistor dwikutub gerbang-terisolasi yang digunakan untuk modulasi lebar pulsa. Distorsi harmonisa terbentuk ketika transistor dwikutub gerbang-terisolasi terpengaruh secara kelistrikan dengan kapasitor, transformator dan motor listrik. Hubungan ini menghasilkan rugi panas yang berlebihan pada pemutus daya dan terkuncinya sistem kendali tanpa pengendalian. Pada sistem komunikasi, hubungan ini menghasilkan interferensi induksi. Sementara pada alat ukur listrik, distorsi harmonisa menghasilkan kesalahan pengukuran.[4]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "Arti kata erotan". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 12 Februari 2023.
  2. ↑ "Apa itu Harmonik / Harmonisa? | PT Sindo Eltaprima". sindoprima.co.id (dalam bahasa American English). 2019-10-23. Diakses tanggal 2025-02-26.
  3. ↑ Subiyanto, dkk. 2020, hlm. 28-29.
  4. 1 2 Subiyanto, dkk. 2020, hlm. 30.
  5. ↑ Subiyanto, dkk. 2020, hlm. 29.

Daftar pustaka

  • Subiyanto (2020). Simulasi Model Hibrida Sistem Tenaga Surya dan Bayu Terhubung Grid Menggunakan PSIM Berbasis Kontrol Cerdas. Sleman: Deepublish. ISBN 978-623-02-1137-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan