Rabu, 07 Oktober 2026
22:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Natrium helida

Natrium helida

senyawa kimia

Bagikan:
Natrium helida
250px-Disodium_helide_structure.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penanda
Model 3D (JSmol)
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/He.2Na
    Key: JTZHEFJRNNBIOK-UHFFFAOYSA-N
  • [Na].[Na].[He]
Sifat
HeNa2
Massa molar 49,98 g·mol−1
Struktur[1]
Fluorit, cF12
Fm3m, #225
a = 3,95 Å pada tekanan 300 GPa
Senyawa terkait
Kation lainnya
Litium helida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Natrium helida atau dinatrium helida[2] (Na2He) adalah sebuah senyawa dari natrium dan helium yang stabil pada tekanan tinggi di atas 113 gigapascal (1.130.000 bar). Senyawa ini pertama kali diprediksi[3] menggunakan algoritme prediksi struktur kristal USPEX dan kemudian disintesis pada tahun 2016.[4]

Sintesis

Na2He diprediksi stabil secara termodinamika di atas tekanan 160 GPa dan stabil secara dinamika di atas 100 GPa. Artinya, senyawa ini seharusnya dapat terbentuk pada tekanan yang lebih tinggi dan kemudian didekompresi hingga mencapai 100 GPa, tetapi di bawah tekanan tersebut senyawa ini akan terurai. Dibandingkan dengan senyawa biner lain dari unsur-unsur lain dan helium, senyawa ini diprediksi stabil pada tekanan terendah dari kombinasi tersebut. Sebagai contoh, senyawa helium–kalium diprediksi membutuhkan tekanan yang jauh lebih tinggi, hingga mencapai beberapa terapascal.

Bahan ini disintesis dengan meletakkan lempengan natrium kecil dalam sel paron intan bersama dengan helium pada tekanan 1600 bar dan kemudian mengompresnya hingga 130 GPa dan memanaskannya hingga suhu 1.500 K dengan laser.[4] Natrium helida diprediksi akan menjadi insulator dan bersifat transparan.[4] Pada tekanan 200 GPa, atom natrium memiliki muatan Bader sebesar +0,599, helium memiliki muatan −0,174, dan titik dua-elektron masing-masing mendekati −0,511.[4] Fase ini dapat disebut sebagai natrium helium elektrida. Natrium helida melebur pada suhu tinggi, mendekati 1.500 K, jauh lebih tinggi daripada titik lebur natrium. Ketika didekompresi, ia dapat mempertahankan bentuknya hingga tekanan serendah 113 GPa.[4] Saat tekanan meningkat, atom natrium diperkirakan akan mendapatkan lebih banyak muatan positif, helium kehilangan muatan negatif, dan kerapatan elektron bebas meningkat. Energi dikompensasi oleh penyusutan relatif dari atom helium dan ruang untuk elektron.[1]

Struktur

Natrium helida memiliki struktur kristal kubik, menyerupai struktur kristal fluorit. Pada tekanan 300 GPa, tepi dari suatu sel unit dalam kristal memiliki a = 3,95 Å. Setiap sel unit mengandung empat atom helium di pusat permukaan dan sudut kubus, dan delapan atom natrium pada koordinat di tengah-tengah antara pusat dan setiap sudut. Pasangan elektron (2e−) diposisikan di setiap tepi dan pusat sel unit.[catatan 1] Setiap pasangan elektron memiliki pasangan spin. Kehadiran elektron-elektron yang terisolasi ini menjadikannya sebuah elektrida. Atom helium tidak berpartisipasi dalam ikatan apa pun; tetapi, pasangan elektron dapat dianggap sebagai ikatan dua-elektron delapan-pusat.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Setiap permukaan dibagi oleh dua sel, setiap tepi dibagi oleh empat sel, dan setiap sudut dibagi oleh delapan sel.

Referensi

  1. 1 2 Wang, Hui-Tian; Boldyrev, Alexander I.; Popov, Ivan A.; Konôpková, Zuzana; Prakapenka, Vitali B.; Zhou, Xiang-Feng; Dronskowski, Richard; Deringer, Volker L.; Gatti, Carlo; Zhu, Qiang; Qian, Guang-Rui; Saleh, Gabriele; Lobanov, Sergey; Stavrou, Elissaios; Goncharov, Alexander F.; Oganov, Artem R.; Dong, Xiao (Mei 2017). "A stable compound of helium and sodium at high pressure – Supplementary Information table 5". Nature Chemistry. 9 (5): 440–445. arXiv:1309.3827. Bibcode:2017NatCh...9..440D. doi:10.1038/nchem.2716. PMID 28430195. S2CID 20459726.
  2. ↑ "Under Pressure, Helium Stops Being a Bystander". insidescience.org. 28 Maret 2018. Diakses tanggal 26 Februari 2024. Kemudian, pada tahun 2017, para peneliti menyintesis suatu senyawa stabil dari helium dan natrium yang dikenal sebagai natrium helida di bawah tekanan tinggi seperti di dalam planet raksasa gas, menunjukkan bahwa senyawa ini mungkin ditemukan di alam dan tidak hanya di laboratorium.
  3. ↑ Saleh, Gabriele; Dong, Xiao; Oganov, Artem; Gatti, Carlo; Qian, Guang-rui; Zhu, Qiang; Zhou, Xiang-Feng; Wang, Hiu-tian (5 Agustus 2014). "Stable Compound of Helium and Sodium at High Pressure". Acta Crystallographica Section A. 70 (a1): C617. arXiv:1309.3827. doi:10.1107/S2053273314093826.
  4. 1 2 3 4 5 6 Dong, Xiao; Oganov, Artem R.; Goncharov, Alexander F.; Stavrou, Elissaios; Lobanov, Sergey; Saleh, Gabriele; Qian, Guang-Rui; Zhu, Qiang; Gatti, Carlo; Deringer, Volker L.; Dronskowski, Richard; Zhou, Xiang-Feng; Prakapenka, Vitali B.; Konôpková, Zuzana; Popov, Ivan A.; Boldyrev, Alexander I.; Wang, Hui-Tian (6 Februari 2017). "A stable compound of helium and sodium at high pressure". Nature Chemistry. 9 (5): 440–445. arXiv:1309.3827. Bibcode:2017NatCh...9..440D. doi:10.1038/nchem.2716. PMID 28430195. S2CID 20459726.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan