Senin, 02 November 2026
17:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Dinasti Hotak

Dinasti Hotak

Bagikan:
Dinasti Hotak
امپراتوری هوتکیان  (Persia)
د هوتکيانو ټولواکمني  (Pashtun)
1709–1738
Bendera Dinasti Hotak
Dinasti Hotak pada puncak kejayaannya (1722–1729)
Dinasti Hotak pada puncak kejayaannya (1722–1729)
Ibu kotaKandahar (1709 - 1725)(1725 - 1738)
Isfahan (1722 - 1729)
Bahasa umumPashto
Persia
Agama Islam Sunni
PemerintahanMonarki absolut
Emir 
• 1709–1715
Mirwais Hotak
• 1715–1717
Abdul Aziz Hotak
• 1717–1725
Mahmud Hotak
• 1725–1730
Ashraf Hotak
• 1725–1738
Hussain Hotak
Sejarah 
• Mirwais Hotak melancarkan pemberontakan.
April 1709
• Safawiyah jatuh ke tangan Dinasti Hotak oleh Mahmud Hotak oktober 1722
1722 - 1729.
• Pertempuran Damghan Ashraf Hotak kehilangan Wilayah Persia mengakhiri kekuasaan Dinasti Hotak di persia
1729
• Hussain Hotak menguasai daerah Afganistan dan kandahar
1729 - 1738
24 Maret 1738
Didahului olehDigantikan oleh
dnsDinasti
Safawiyah
krjKerajaan
Mughal
dnsDinasti
Afshariyah
Sekarang bagian dari Afganistan
 Iran
 Pakistan
 Tajikistan
 Turkmenistan

Dinasti Hotak adalah sebuah kerajaan di Afganistan yang didirikan oleh Mirwais Hotak (yang merupakan anggota kelompok Pashtun Ghilji)[1][2] pada Bulan April 1709. Kerajaan ini didirikan setelah ia memberontak melawan Dinasti Safawiyah di Kandahar.[1] Pada tahun 1715, Mirwais meninggal dunia dan digantikan oleh saudaranya, Abdul Aziz. Ia digantikan oleh Mahmud yang memimpin kerajaan ini pada puncak kejayaannya. Pada masa tersebut, wilayah Dinasti Hotak mencakup kawasan Afganistan, Pakistan barat, dan sebagian besar wilayah Iran modern. Namun, seusai Pertempuran Damghan pada tahun 1729, Ashraf Hotak dikalahkan oleh pendiri Dinasti Afshariyah, Nader Shah. Ashraf dibuang ke wilayah Afganistan selatan dan wilayah Dinasti Hotak dibatasi di wilayah Afganistan. Hussain Hotak lalu menjadi penguasa terakhir kerajaan ini hingga tahun 1738 setelah ditaklukan Nader shah .

Kerajaan ini mampu bertahan hingga tahun 1738. Kerajaan ini ditaklukan oleh Nader Shah seusai Pengepungan Kandahar yang panjang sekaligus mengakhiri kekuasaan Dinasti Hotak yang dipimpin oleh Hussain Hotak Sebagai Shah terakhir Afghanistan.

Catatan kaki

  1. 1 2 Malleson, George Bruce (1878). History of Afghanistan, from the Earliest Period to the Outbreak of the War of 1878. London: Elibron.com. hlm. 227. ISBN 1402172788. Diakses tanggal 2010-09-27.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  2. ↑ Ewans, Martin; Sir Martin Ewans (2002). Afghanistan: a short history of its people and politics. New York: Perennial. hlm. 30. ISBN 0060505087. Diakses tanggal 2010-09-27.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hotak dynasty.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan