Rabu, 21 Oktober 2026
16:06 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Wangsa Ottonian

Wangsa Ottonian

Bagikan:
250px-StammtafelOttonen0002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran dari pohon keluarga Ottonian dari naskah abad ke-12.

Dinasti Ottonian merupakan sebuah dinasti Raja-raja Jermanik (919-1024), yang dinamai seperti kaisar pertamanya namun juga dikenal sebagai dinasti Sachsen setelah asal keluarga. Keluarga itu sendiri juga kadang-kadang diketahui sebagai Liudolfing, setelah anggota yang paling awal Liudolf dan salah satu nama tokoh terkemuka utamanya. Para pemimpin Ottonian juga dianggap sebagai dinasti pertama Kekaisaran Romawi Suci, sebagai pewaris Franka dinasti Carolingia dan Charlemagne, yang sering dilihat sebagai pendiri Kekaisaran Romawi Suci.

250px-Ottonian_Salian_dynasty.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pohon keluarga Ottonian

Memerintah di Jerman dan Kekaisaran Romawi Suci

Meskipun tidak pernah menjadi Kaisar, Henry I si Pemburu Burung, Adipati Sachsen, dapat dikatakan pendiri dinasti kerajaan ini, sejak pemilihannya sebagai raja Jerman dapat membuat putranya, Otto I yang Agung untuk mengambil kerajaan tersebut. Karena Otto I kebanyakan raja-raja Jerman juga dimahkotai Kaisar Romawi Suci. Di bawah pemerintahan para penguasa Ottonian, kerajaan Timur Franka akhirnya menjadi Jerman dengan kesimpulan dari penyatuan wilayah adipati dari Lorraine, Sachsen, Franconia, Swabia, Thuringia dan Bayern kedalam satu kerajaan. Juga penyatuan Jerman dengan Kekaisaran Romawi Suci, yang mendominasi sejarah Jerman sampai tahun 1806, dimulai dengan koronasi Otto I yang Agung di Roma tahun 962. Namun, proyeksi restorasi Kekaisaran Romawi telah gagal di bawah Otto III, Kaisar Romawi Suci.

Setelah kepunahan dinasti Ottonian dengan kematian Henry II, Kaisar Romawi Suci pada tahun 1024 mahkota diserahkan kepada wangsa Sali. Luitgard, putri Kaisar Otto I menikah dengan Adipati dari wangsa Sali, Conrad yang Merah dari Lorraine. Buyutnya adalah Conrad II, Kaisar Romawi Suci.

Raja-raja dan Kaisar-kaisar Ottonian:

Beberapa anggota Liudolfing atau Istana Ottonian yang terkenal adalah:

Referensi

  • Karl Leyser, "Ottonian Government" The English Historical Review 96.381 (October 1981), pp 721–753.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan