Rabu, 21 Oktober 2026
06:40 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Dinasti Buriyah

Bagikan:

Dinasti Burid adalah dinasti keturunan Arab yang menguasai Damaskus pada awal abad ke-12.

Sejarah

Pemimpin pertama dinasti ini, Toghtekin, awalnya merupakan seorang budak Mamluk dari pemimpin Seljuk di Damaskus, Duqaq. Setelah kematian Duqaq tahun 1104, ia menguasai kota untuk dirinya.

Dinasti itu dinamai berdasarkan nama putra Toghtekin, Taj al-Muluk Buri. Dinasti Buriyah mendapat pengakuan dari kekhalifahan Abbasiyah dengan imbalan hadiah yang cukup besar. Sebagai imbalannya, kekhalifahan tidak ikut campur dalam urusan emirat.

Keluarganya menguasai kota tersebut sampai tahun 1154, ketika kota ini direbut oleh pemimpin Zengid dari Aleppo, Nur ed-Din.[1] Orang Burid bukanlah pemimpin yang kuat, terutama setelah kematian Toghtekin, dan mencari akomodasi dengan Kerajaan Yerusalem di barat. Mereka mempertahankan kekuasaan mereka melalui diplomasi yang terampil dengan Fatimiyah dan Tentara Salib Frank, tetapi kebijakan penyeimbang ini tidak disukai oleh Khalifah Abbasiyah. Dinasti Burid kalah dari Tentara Salib dalam Pertempuran Marj al-Saffar (1126), tetapi mampu mencegah pasukan Perang Salib Kedua merebut Damaskus.

Emir Burid dari Damaskus

  • Toghtekin (Saif-ul-Islam Zahir ud-Din Toghtekin) 1104-1128
  • Buri (Taj ul-Mulk Buri) 1128-1132
  • Ismail (Shams ul-Mulk Isma'il) 1132-1135
  • Mahmud (Shihab ud-Din Mahmud) 1135-1139
  • Muhammad (Djamal ud-Din Muhammad) 1139-1140
  • Unur (Regent) 1140-1149
  • Mujir ud-Din (Mujir ud-Din Abaq) 1140 (1149)-1154

Referensi

  1. ↑ Meri, Josef W., ed. (2005-10-31). Medieval Islamic Civilization. Routledge. ISBN 978-1-135-45596-5.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan