Senin, 02 November 2026
01:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Diary of Cattle

film dokumenter pendek Indonesia tahun 2019 yang disutradarai dan diproduseri oleh David Darmadi dan Lidia Afrilita

Bagikan:

Diary of Cattle adalah sebuah film dokumenter pendek Indonesia tahun 2019 yang disutradarai dan diproduseri oleh David Darmadi dan Lidia Afrilita.

Diary of Cattle
SutradaraDavid Darmadi, Lidia Afrilita
ProduserDavid Darmadi, Lidia Afrilita
Perusahaan
produksi
Ingatan Visual, IF/Then Tribeca Film Institute
Tanggal rilis
11 April 2019
Durasi18 menit
NegaraIndonesia

Sinopsis

Setiap pagi, ratusan sapi digiring ke tempat pembuangan sampah. Mereka menjadikannya rumah mereka. Mereka makan, tidur, bermain, dan kawin di sini sambil harus menjaga diri dari ekskavator dan buldoser yang membajak di sekitar lokasi. Jika tidak hati-hati, seekor sapi bisa kehilangan nyawanya di sini, terbunuh oleh mesin berat atau terbejak di bawah sampah yang berton-ton. Terlepas dari semua risikonya, kejadian ini telah terjadi selama bertahun-tahun karena pemilik mereka kesulitan mencari padang rumput dan sebagai gantinya mengandalkan sisa makanan manusia untuk memberi makan mereka.[1]

Penghargaan

Pada 2019, film ini menerima penghargaan di Visions du Réel, Diversions International Short Film Festival, Jean Rouch International Film Festival, dan dinominasikan untuk Film Dokumenter Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia.[2]

Referensi

  1. ↑ "Diary of Cattle". In-Docs (dalam bahasa American English). 2019-08-01. Diakses tanggal 2021-06-10.
  2. ↑ Asih, Ratnaning (2019-11-12). Nurul, Meiristica (ed.). "Nominasi FFI 2019 Diumumkan, Simak Daftar Lengkapnya". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-06-10.

Pranala luar

Trailer resmi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan