Kamis, 15 Oktober 2026
16:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Dewa Pacekan

Bagikan:

Dewa Pacekan adalah seorang pangeran di Pulau Bali, yang kemungkinan memerintah Gelgel untuk waktu yang singkat, berkisar antara tahun 1642-1650. Ia merupakan anggota dari dinasti yang berasal dari keturunan Ksatria di Kerajaan Majapahit di Jawa, yang istananya (puri) di Gelgel, dekat pantai selatan Bali.

Menurut historiografi Bali, ia adalah anak kedua dari Dalem Di Made, yang mungkin telah meninggal pada 1642. Dalam sumber-sumber Belanda dari 1630-an, ia tampaknya disebutkan sebagai "Patiekan" atau "Paadjakan", anak dari penguasa saat itu.[1] Dalam teks Rajapurana di Besakih, ia terdaftar sebagai nenek moyang yang didewakan terakhir dari dinasti Gelgel.[2] Dia mungkin telah berhasil menjadi penerus Dalem di Made, meskipun kemudian teks sejarah Bali sebenarnya tidak menyebutkan dirinya sebagai penguasa sendiri. Satu teks menyebutkan bahwa ia mengarahkan pasukannya melawan tentara dari Kesultanan Mataram di Jawa pada 1646. Konfrontasi ini juga dijelaskan dalam sumber-sumber Belanda dan Jawa. Kematiannya ditempatkan oleh teks-teks Bali pada tahun 1650. Sumber-sumber Belanda menyebutkan bahwa Perusahaan Belanda Hindia Timur mengirim duta ke Bali pada tahun 1651, tetapi menemukan pada saat kedatangan bahwa raja tidak disebutkan namanya baru saja meninggal, dan bahwa kekacauan internal akibat perang berkobar di Bali.[3]

Referensi

  1. ↑ Hans Hägerdal, From Batuparang to Ayudhya; Bali and the Outside World, 1636-1656, Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 154 1998, p.62.
  2. ↑ Roelof Goris, Pura Besakih Through the Ages, in Bali; Further Studies in Life, Thought, and Ritual. 's-Gravenhage: Van Hoeve, p. 102.
  3. ↑ Hans Hägerdal, Bali in the Sixteenth and Seventeenth Centuries; Suggestions for a Chronology of the Gelgel Period, Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 151 1995, pp. 115-8.

Lihat juga

Didahului oleh:
Dewa Agung Jambe I
Raja Bali
1642-1650
Diteruskan oleh:
Dewa Agung Gede
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan