Minggu, 25 Oktober 2026
11:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Ular-tali kopstein

sejenis ular tali

Bagikan:
Ular-tali Kopstein
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
D. kopsteini
Nama binomial
Dendrelaphis kopsteini
Vogel & van Rooijen, 2007[2]
Sinonim
  • Ahaetulla formosa Taylor (1965)
  • Dendrelaphis formosus Flower (1896); Tweedie (1983); Lim & Lee (1989); Manthey & Grossman (1997); Iskandar & Colijn (2002) (part.)
Artikel takson sembarang

Ular-tali kopstein (Dendrelaphis kopsteini) atau ular-tali leher-merah[3] adalah sejenis ular tali yang tersebar di wilayah Semenanjung Malaya dan Sumatra. Ular ini dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Kopstein’s Bronzeback.[2]: 34 

Etimologi

Nama penunjuk jenisnya diambil dari nama Dr. Felix Kopstein (1893-1939), seorang dokter, pecinta alam (naturalis), sekaligus peneliti, bangsa Belanda-Austria, sebagai penghargaan atas sumbangannya dalam pengembangan herpetologi -terutama ular- di Indonesia.[2]: 34 

Pengenalan

Ular yang bertubuh panjang ramping, namun agak kekar dibandingkan kerabatnya. Panjang tubuh SVL (snout-vent length, dari moncong ke anus) berkisar antara 75,5-96,5 cm, dengan panjang total antara 117,0-142,5 cm (dari 8 spesimen). Kepala agak panjang, jelas terbedakan dari lehernya yang lebih kecil. Mata relatif agak besar; diameternya berbanding jarak mata ke lubang hidung adalah 1,1-1,4 kali.[2]: 37 

Sisik-sisik ventral 167-181 buah; sisik anal berbelah; sisik-sisik subkaudal 140-154 pasang. Sisik-sisik dorsal dalam 15 deret di tengah badan; sisik vertebral lebih besar daripada sisik dorsal deret pertama, bentuk segi enam. Sisik loreal 1 buah. Perisai supralabial (bibir atas) 8-9(-10) buah, dua di antaranya (no 4-5 atau 5-6) menyentuh mata; perisai infralabial (bibir bawah) 10 buah, no 6 yang terbesar; sisik sublabial (di bawah bibir) yang pertama bersinggungan dengan dua buah perisai infralabial (yakni no 6-7).[2]: 37 

Sisi atas tubuh berwarna perunggu, zaitun, atau cokelat; kadang kala sisik-sisik vertebral berwarna lebih terang, dengan tepi belakang sisik berwarna hitam lebar. Leher berwarna merah bata, khas untuk spesies ini, diikuti warna kebiruan; warna-warna ini terutama terlihat jelas ketika ular mengembangkan lehernya. Selewat sepertiga tubuh bagian depan, warna-warna terangnya tereduksi menjadi bintik-bintik berwarna biru di sisi tubuh; dan selanjutnya menjadi lebih gelap dengan belang-belang yang kabur bentuknya. Tidak ada garis atau pita gelap atau terang di sepanjang sisi tubuh.[2]: 37–8,  [4]: 63 

Kepala sewarna dengan warna punggung. Coret atau garis hitam berjalan mulai dari belakang hidung, melewati mata, wilayah pelipis (setengah bagian bawah) hingga ke pangkal rahang. Sisik-sisik di atas ekor dengan tepian berwarna hitam. Sisi bawah tubuh (ventral) kekuningan, makin ke belakang makin bertambah gelap. Sisik-sisik subkaudal (di bawah ekor) dengan ujung berwarna gelap, membentuk semacam garis memanjang di tengah ekor bagian bawah. Lidah berwarna merah, dan mata cokelat.[2]: 38 

Jenis berkerabat

Beberapa jenis yang berkerabat dan bermiripan bentuknya dikelompokkan ke dalam 'grup' Dendrelaphis formosus Kawasan Sunda; dengan ciri-ciri umum seperti mata yang berukuran sedang hingga sangat besar; sisik vertebral yang sangat membesar, lebih besar dari sisik dorsal deret pertama; 15 deret sisik dorsal; sisik loreal tunggal; serta tidak memiliki garis terang ventrolateral. Selain D. kopsteini, anggota kelompok ini adalah D. cyanochloris, D. formosus, D. humayuni, dan D. underwoodi.[5]

Agihan dan ekologi

Ular-tali kopstein menyebar di Semenanjung Malaya (Thailand, Malaysia, Singapura), dan Sumatra (Indonesia).[6] Juga tercatat dari Brunei (P. Kalimantan) dan Kepulauan Mentawai.[7]

Lokalitas tipe adalah Sungai Endau, Johor.[2]: 34,  [6]

Ular ini bersifat diurnal;[7] arboreal sekaligus terestrial.[8] Mangsa utamanya adalah jenis-jenis kadal, termasuk pula golongan bunglon (Agamidae) dan tokek yang menghuni pepohonan.[7][8] Ular tali kopstein tidak segan untuk turun ke tanah tatkala mengejar mangsanya.[8]

Ular betina meletakkan sekitar 8 butir telur, yang akan menetas dalam waktu 92 hari. Anak ular yang baru keluar dari telur berukuran antara 270–300 mm.[7]: 31 

Catatan taksonomis

Meskipun telah sejak lama diketahui dan dikoleksi, misalnya seperti yang dilaporkan Flower (1896),[9]: 883–4  identitas ular ini 'tersembunyi' dari sains dan baru belakangan ini dikenali sebagai jenis tersendiri oleh karena adanya kerancuan identifikasi dan deskripsi dari dua jenis ular tali lain yang mirip dan memang berkerabat, yakni D. formosus dan D. cyanochloris.[2]: 42–3 

Holotipe: MNHN 1962.1052, betina dewasa, SVL 95,0 cm; ekor 46,0 cm. Sekarang tersimpan dalam koleksi Museum Nasional Sejarah Alam di Paris (MNHN, Muséum national d'histoire naturelle).[2]: 34 

Catatan kaki

  1. ↑ Vogel, G. & Dehling, M. (2013). Dendrelaphis kopsteini. The IUCN Red List of Threatened Species 2013: e.T192015A44271615. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T192015A44271615.en. Downloaded on 10 June 2020.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Vogel, G. & J. van Rooijen. (2007). "A new species of Dendrelaphis (Serpentes: Colubridae) from Southeast Asia". Zootaxa 1394: 25–45. DOI: http://dx.doi.org/10.11646/zootaxa.1394.1.2 (laman ResearchGate)
  3. ↑ "Ular darat Indonesia (Seri 1)". Serpentes di Indonesia.
  4. ↑ Tweedie, M.W.F. (1983). The Snakes of Malaya. Singapore: The Singapore National Printers. vii + 167 pp.
  5. ↑ van Rooijen, J. & G. Vogel. (2008b). "A new species of Dendrelaphis (Serpentes: Colubridae) from Java, Indonesia". The Raffles Bulletin of Zoology, 56(1): 189–97, [29 Feb 2008]
  6. 1 2 The Reptile Database: Dendrelaphis kopsteini Vogel & van Rooijen, 2007, diakses pada 10/VI/2020
  7. 1 2 3 4 Das, I. (2011). A photographic guide to snake and other reptiles of Borneo. 2nd Ed. London: New Holland Publisher. 144 pp.
  8. 1 2 3 EcologyAsia: Kopstein's Bronzeback, diakses pada 10/VI/2020
  9. ↑ Flower, S.S. (1896). "Notes on a collection of reptiles and batrachians made in the Malay peninsula in 1895–96; with a list of the species recorded from that region". Proceedings of the Zoological Society of London, 1896: 856–914, Pls. 44–46. [1 Dec 1896]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan