Senin, 28 September 2026
10:20 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Demam lembah rift

Demam lembah rift
SpesialisasiPenyakit menular, kedokteran hewan Sunting ini di Wikidata
Virus Demam Rift Valley
Klasifikasi virus
Grup:
Grup V ((−)ssRNA)
Famili:
Genus:
Spesies:
Virus Demam Rift Valley
Artikel takson sembarang

Demam lembah rift (bahasa Inggris: rift valley fever, sering disingkat RVF) adalah penyakit yang terjadi akibat serangan virus RVF dari genus Phlebovirus, famili Phenuiviridae, dan ordo Bunyavirales. Penyakit ini bersifat zoonotik. Gejala awal infeksi virus yaitu demam. Cara infeksi diidentifikasi akibat dari gigitan vektor seperti nyamuk, biasanya dari spesies Aedes atau Culex.

Penyakit ini dilaporkan pada hewan ternak di lembah celah besar (great rift valley) di Kenya sekitar tahun 1915, tetapi virus tidak diisolasi sampai tahun 1931. Sejak dari itu, wabah RVF telah melampaui batas sub-Sahara Afrika, dengan wabah yang terjadi tidaklah secara berkelanjutan (tetapi kadang kala dilihat sangat membahayakan seperti yang terjadi di Mesir pada tahun 1977-78, jutaan orang telah dicatat terinfeksi virus ini dan ribuan nyawa telah mati akibat infeksi parah. Di Kenya pada tahun 1998, serangan virus telah merenggut hampir 400 nyawa. Pada September 2000 pertama kali dilaporkan wabah ini telah menular hingga ke benua Asia mulai dari wilayah timur tengah yaitu di Arab Saudi dan Yaman).

Transmisi

Virus ini ditularkan melalui nyamuk vektor, dan juga melalui kontak dengan jaringan binatang yang terinfeksi. Kontak dengan jaringan yang terinfeksi dianggap sumber utama infeksi pada manusia.[1] Virus ini telah diisolasi dalam dua strain kelelawar, yaitu Micropteropus pusillus dan Hipposideros abae, yang diyakini merupakan reservoir dari virus ini.[2]

Tanda-tanda klinis dan diagnosis

Pada manusia, virus itu dapat menyebabkan beberapa sindrom. Biasanya, penderita telah baik tidak menunjukkan gejala atau hanya sakit ringan dengan demam, sakit kepala, myalgia dan kelainan hati. Pada sebagian kecil kasus (<2%), penyakit dapat berkembang menjadi sindrom demam berdarah, meningoencephalitis (radang otak), atau memengaruhi mata.

Rujukan

  1. ↑ Swanepoel R., Coetzer J.A., Rift Valley fever, in: Coetzer J.A., Tustin R.C. (Eds.), Infectious diseases of livestock, Oxford University Press South- ern Africa, Cape Town, 2004, pp. 1037–1070.
  2. ↑ Boiro, I.; Konstaninov, O. K.; Numerov, A. D. (1987). "[Isolation of Rift Valley fever virus from bats in the Republic of Guinea]". Bulletin De La Societe De Pathologie Exotique Et De Ses Filiales. 80 (1): 62–67. PMID 3607999.

Pranala luar

HPHK Golongan I
Penyakit prion
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit parasitik
HPHK Golongan II
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit fungal
Penyakit parasitik
Arthropod-borne
Mosquito-borne
Bunyaviridae
Flaviviridae
Togaviridae
Tick-borne
Bunyaviridae
Flaviviridae
Reoviridae
Mammal-borne
Rodent-borne
Arenaviridae
Bunyaviridae Hantavirus pulmonary syndrome (ANDV
Bat-borne
Filoviridae
Rhabdoviridae
Paramyxoviridae
Multiple vectors
Rhabdoviridae
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan