
Dataran Tinggi Dekkan adalah sebuah dataran tinggi yang terbentuk di semenanjung bagian selatan India yang mencakup sebagian wilayah negara bagian Maharashtra, Chhattisgarh, Andhra Pradesh, Karnataka dan Tamil Nadu. Geografi Dataran Tinggi Dekkan dibatasi oleh deretan pegunungan dan sungai.
Sekitar periode 2500 SM hingga 1500 M, wilayah Dataran Tinggi Dekkan mulai dihuni oleh bangsa Dravida. Pada masa kini, penduduk di wilayah Dataran Tinggi Dekkan terdiri dari beberapa suku antara lain suku Bhil, suku Gondi dan suku Marathi.
Pembentukan dan kondisi geografi
Dataran Tinggi Dekkan terbentuk melalui proses erosi dan sedimentasi.[1] Tanah di Dataran Tinggi Chota Nagpur dalam wilayah Dataran Tinggi Dekkan mengandung banyak jenis mineral terutama berupa batu mika dan bijih besi. Sedangkan tanah di wilayah Golkonda memiliki kandungan emas, berlian dan beragam jenis logam yang melimpah.[2] Dataran Tinggi Dekkan dilintasi oleh beberapa aliran sungai besar yaitu sungai Narmada, sungai Tapi, sungai Kaveri, dan sungai Godavari.[3]
Cakupan kawasan
Dataran Tinggi Dekkan mencakup sebagian dari wilayah bagian selatan dari negara India yang berbentuk semenanjung.[3] Bagian barat dan bagian timur dari kawasan Dataran Tinggi Dekkan dibatasi oleh serangkaian pegunungan yang menjadi pemisah dan pembatas antara Dataran Tinggi Dekkan dan laut. Pegunungan yang membatasi Dataran Tinggi Dekkan yaitu Pegunungan Ghat Barat dan Pegunungan Ghat Timur.[4] Selain itu, bagian utara Dataran Tinggi Dekkan dibatasi oleh pegunungan Vindhya dan sungai Godavari. Sedangkan bagian selatan Dataran Tinggi Dekkan dibatasi oleh sungai Krishna dan sungai Tungabhadra.[5]
Pada masa kini, kawasan Dataran Tinggi Dekkan mencakup sebagian wilayah negara bagian Maharashtra, Chhattisgarh, Andhra Pradesh, Karnataka dan Tamil Nadu. Sebagian besar kawasan bagian utara Dataran Tinggi Dekkan termasuk dalam wilayah negara bagian Maharashtra dengan sebagian besar bagian timur lautnya termasuk dalam wilayah Chhattisgarh. Kawasan bagian tengah-timur dari wilayah Dataran Tinggi Dekkan termasuk dalam wilayah Andhra Pradesh. Sedangkan semua bagian tengah-barat dan sebagian besar bagian selatan Dataran Tinggi Dekkan termasuk dalam wilayah Karnataka. Sementara itu, kawasan paling selatan pada Dataran Tinggi Dekkan termasuk dalam wilayah negara bagian Tamil Nadu.[2]
Penduduk dan pemerintahan
Sekitar periode 2500 SM hingga 1500 M, wilayah Dataran Tinggi Dekkan mulai dihuni oleh bangsa Dravida yang sebelumnya menghuni lembah di sekitar sungai Indus yang sekarang terletal di Punjab. Bangsa Dravida melakukan perpindahan ke arah selatan karena lembah sungai Indus dikuasai oleh bangsa Arya.[6]
Pada tahun 703 H, wilayah Dataran Tinggi Dekkan yang berada di sekitar Gujarat pada masa kini mulai dikuasai dan diperintah oleh Dinasti Khalji yang berkuasa atas Kesultanan Delhi. Dinasti Khalji kemudian terus memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke bagian selatan Dataran Tinggi Dekkan pada masa pemerintahan Alauddin Al-Khilji. Wilayah Dataran Tinggi Dekkan tetap dikuasai oleh Dinasti Khalji meskipun terjadi perebutan kekuasaan di antara para pewaris tahta Kesultanan Delhi yaitu keempat anak dari Alauddin Al-Khilji. Setelah perebutan kedudukan sebagai Sultan Delhi diakhiri oleh Quthubuddin Mubarak sebagai penguasa tunggal, perluasan wilayah kekuasaan Dinasti Khalji dalam Kesultanan Delhi di wilayah Dataran Tinggi Dekkan kembali diteruskan. Kekuasaan Kesultanan Delhi kemudian mencakup wilayah Dataran Tinggi Dekkan bagian barat hingga mencapai perbatasan wilayah negara bagian Kerala di India pada masa kini.[7]
Pada masa kini, penduduk di wilayah Dataran Tinggi Dekkan terdiri dari beberapa suku yang menuturkan beberapa bahasa yang berbeda. Kawasan perbukitan di wilayah bagian utara dan timur laut Dataran Tinggi Dekkan dihuni oleh suku Bhil dan suku Gondi yang menuturkan beragam bahasa dalam rumpun bahasa Indo-Eropa maupun rumpun bahasa Dravida. Wilayah bagian barat laut Dataran Tingg Dekkan dihuni oleh suku Marathi yang menuturkan bahasa Marathi yang termasuk salah satu bahasa dalam rumpun bahasa Indo-Arya. Sebagian besar wilayah Dataran Tinggi Dekkan di negara bagian Andhra Pradesh dan Karnataka dihuni oleh penduduk yang sebagian besar menuturkan bahasa Kannada dan bahasa Telugu. Pada bagian selatan Dataran Tinggi Dekkan, bahasa utama yang dituturkan oleh penduduknya adalah bahasa Tamil. Sedangkan di kawasan perbukitan dan pesisir bagian barat daya Dataran Tinggi Dekkan, penduduknya menuturkan bahasa Malayalam.[2]
Referensi
- ↑ Lingkar Kata (2019). Wibowo, Joko (ed.). Buku Pintar Bumi dan Antariksa. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. hlm. 20. ISBN 978-602-04-9051-9.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - 1 2 3 Ghar, Sangita Govindrao (2023). Marathas Contribution in Deccan Plateau (dalam bahasa Inggris). Raleigh: Lulu Publication. hlm. 6. ISBN 978-1-312-66109-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - 1 2 Bastian, Radis (Mei 2015). Utami R. (ed.). Buku Pintar Terlengkap Sistem-sistem Pemerintahan Sedunia: Ragam Bentuk dan Sistem Pemerintahan Negara-negara di Dunia. Yogyakarta: IRCiSoD. hlm. 237. ISBN 978-602-255-897-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Saputra, Y. W., dan Azmi, M. (Februari 2022). Setiawan, I., dan Elyana, K. (ed.). Geografi Sejarah Peradaban Dunia Kuno. Samarinda: Borneo Riset Edukasi. hlm. 31. ISBN 978-623-99117-2-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Gribble, J. D. B. (1896). "Preface". History of the Deccan Volume I (PDF) (dalam bahasa Inggris). London: Luzac & Co. hlm. i.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Mariana, Made (September 2024). Mengenal Sanatana Dharma: Kumpulan Tanya Jawab Renungan di Tepian Rub 'Al Khali. Yogyakarta: Stiletto Book. hlm. 106. ISBN 978-623-409-456-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Tim Riset dan Studi Islam Mesir (April 2020). Ensiklopedi Sejarah Islam. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 607–608.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |