Sabtu, 24 Oktober 2026
01:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Kebun Daubigny

Kebun Daubigny

Bagikan:
Kebun Daubigny
500px-VanGogh_Daubigny.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1890
MediumMinyak di kanvas
Ukuran56 cm× 101 cm(22 in× 39.8 in)
LokasiKunstmuseum Basel, Basel
Taman Daubigny
500px-Vincent_Willem_van_Gogh_021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1890
MediumMinyak di kanvas
Ukuran56 cm× 101 cm(22 in× 39.8 in)
LokasiMuseum Seni Rupa Hiroshima, Hiroshima

Kebun Daubigny, yang dilukis sebanyak tiga kali oleh Vincent van Gogh, menggambarkan kebun milik Charles-François Daubigny, seorang pelukis yang dikagumi oleh Van Gogh sepanjang hidupnya.

Van Gogh memulainya dengan membuat sebuah lukisan yang menggambarkan salah satu bagian di taman. Kemudian ia membuat dua lukisan kebun secara lengkap. Lukisan-lukisan tersebut dibuat di Auvers antara Mei dan Juli 1890, yang merupakan bulan-bulan terakhir dalam kehidupan Van Gogh. Ketiga lukisan tersebut diberi judul Kebun Daubigny dan masing-masing disimpan di Kunstmuseum Basel, Museum Seni Rupa Hiroshima dan Museum Van Gogh.

Pranala luar

Umum
Keluarga
Sahabat
Kumpulan karya
Lukisan
Karya lain
Koleksi umum
Pemeranan
Katalog
Wikimedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan