Senin, 05 Oktober 2026
06:04 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Datuk Bandaharo

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)
Ada usul agar artikel ini digabungkan ke Datuk. (Diskusikan)

Datuk Bandaharo adalah salah satu gelar penghulu klan suku Jambak atau suku Kutianyie dan suku serumpun lainnya di Minangkabau.

Asal Usul

Diduga gelar Datuk Bandaharo atau lazim disingkat Datuak Bandaro merupakan sebuah gelar untuk jabatan bendahara pada era kerajaan-kerajaan klasik seperti kesultanan Malaka atau kesultanan Pagaruyung.

Etimologi

Istilah bandaharo identik dengan bendahara, yang maksudnya adalah seorang penghulu yang mengelola kekayaan adat. Sekarang seiring dengan berkembangnya populasi suku Jambak dan suku serumpun lainnya, maka gelar datuk Bandaro pun mengalami pemekaran. Dinagari Kamang Hilir Kec Kamang Magek Kabupaten Agam dinamakan Jambak Koto Anyie yang sampai saat ini sudah berkembang menjadi sekitar 116 kepala keluarga yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia seperti Bukittinggi, Padang, Jakarta, Solok, Pekan Baru dsb. Contoh gelar hasil pemekaran adalah Datuak Bandaro Kayo, Datuak Bandaro Kuniang, Datuak Bandaro Putiah, Datuak Bandaro Sati dan sebagainya.

Rujukan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan