Rabu, 07 Oktober 2026
01:31 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Muhammad Mahmud Al-Qabul

Muhammad Mahmud Al-Qabul

Bagikan:
Tokoh sejarah di Tapin, Kalimantan SelatanTemplat:SHORTDESC:Tokoh sejarah di Tapin, Kalimantan Selatan
Datu Qabul
250px-Datu_Qabul_-_Makam_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kubah Muhammad Mahmud Al-Qabul (Datu Qabul) di Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin
Dikenal karenaTokoh penyebar agama Islam di Kabupaten Tapin

Datu Qabul, atau yang bernama lengkap Muhammad Mahmud Al-Qabul dan juga dikenal sebagai Datu Kabul, adalah seorang tokoh sejarah yang dihormati di wilayah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam di daerah tersebut pada masa lampau. Kisah hidupnya banyak beredar melalui cerita lisan dan catatan sejarah lokal, meskipun detailnya sering kali bercampur dengan elemen legenda. Datu Qabul diyakini berasal dari keluarga yang berpengaruh dan memainkan peran penting dalam perkembangan masyarakat setempat.[1]

Menurut catatan sejarah yang disampaikan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, Datu Qabul adalah seorang ulama yang aktif menyebarkan ajaran Islam di kawasan Tapin. Ia disebut-sebut sebagai keturunan dari tokoh-tokoh terkemuka di masa itu, dan peranannya membantu memperkuat fondasi keagamaan di masyarakat Banjar. Kisahnya sering dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual dan kebijaksanaan, yang membuatnya menjadi panutan bagi penduduk lokal hingga kini.[2]

Cerita yang beredar di kalangan masyarakat, seperti yang diceritakan oleh Guru Kulur—seorang tokoh adat di Tapin—menyebutkan bahwa Datu Qabul memiliki kehidupan yang sederhana namun penuh pengabdian. Ia dikatakan sering memberikan nasihat dan bimbingan spiritual kepada warga, yang membantu mempererat hubungan antar-komunitas. Beberapa versi cerita menyebutkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan atau memberikan berkah, meskipun hal ini lebih bersifat anekdotal dan tidak didukung bukti historis konkret.[3]

Makam Datu Qabul di Desa Baulin menjadi pusat perhatian bagi peziarah. Lokasi ini sering dikunjungi, terutama saat libur tahun baru atau hari-hari besar keagamaan. Peziarah datang untuk berdoa, mencari berkah, atau sekadar mengenang sosoknya. Beberapa pengunjung melaporkan pengalaman seperti mencium aroma wangi di sekitar makam, yang dianggap sebagai tanda spiritual oleh sebagian orang. Kunjungan ke makam ini juga mencerminkan bagaimana warisan Datu Qabul tetap hidup dalam budaya lokal, meskipun tanpa catatan historis yang lengkap.[4]

Referensi

  1. ↑ "Sejarah Datu Kabul". Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan. Diakses tanggal 1 Januari 2026.
  2. ↑ "Sejarah Datu Qabul Margasari, Begini Menurut Cerita Guru Kulur Tapin". Radar Banjarmasin. Diakses tanggal 1 Januari 2026.
  3. ↑ "Sejarah Datu Qabul di Tapin, Warga Sering Cium Wangi Sekitar Makam". Pojokbanua. Diakses tanggal 1 Januari 2026.
  4. ↑ "Libur Tahun Baru, Makam Datu Qabul Dipenuhi Peziarah". RRI. Diakses tanggal 1 Januari 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan