Selasa, 03 November 2026
20:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Dataran Tinggi Karo

Bagikan:

Dataran tinggi Karo adalah sebuah dataran tinggi terluas di Sumatera Utara, hampir semua dataran tinggi ini termasuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Karo. Letaknya yang dekat dengan pesisir timur Sumatera Utara menyebabkan dataran tinggi berhawa sejuk ini menjadi sebuah daerah tujuan wisata bagi wisatawan dari Medan dan sekitarnya, selain Danau Toba yang relatif lebih jauh dari Medan.

Selain itu, karena hawanya yang sejuk dan tanahnya yang subur ( disebabkan oleh aktivitas vulkanik gunung berapi seperti gunung Sinabung dan gunung Sibayak ) membuat wilayah dataran tinggi Karo cocok untuk melakukan aktivitas pertanian dan merupakan salah satu daerah penghasil sayur-sayuran, buah-buahan serta bermacam-macam bunga yang dijual di sekitar wilayah ini seperti kota Berastagi dan kota kabanjahe ataupun diekspor ke berbagai daerah di provinsi Sumatera Utara dan ke luar provinsi.[1]

Karena wilayahnya yang merupakan tempat gunung berapi dan aktivitas vulkanik membuat dataran tinggi ini memiliki banyak tempat pemandian air panas. Seperti salah satu yang terkenal adalah pemandian air panas Pariban yang terletak di bawah kaki gunung Sibayak, Berastagi.

Kota-kota wisata di dataran tinggi ini misalnya Kota Berastagi dan Kota Kabanjahe.

Di dataran tinggi ini terdapat 2 gunung berapi aktif, Gunung Sinabung dan Sibayak.

Referensi

  1. ↑ [email protected], Nikson Sinaga- (2025-01-21). "Dari Karo, Petani Memberi Makan Sayur Berbagai Daerah hingga Luar Negeri". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-04-24.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan