Kamis, 24 September 2026
09:28 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Taraxacum officinale

Taraxacum officinale

Spesies tumbuhan

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Taraxacum officinale"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Jombang
250px-Taraxacum_officinale_-_K%C3%B6hler%E2%80%93s_Medizinal-Pflanzen-135.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taraxacum officinale
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Taraxacum
Spesies:
T. officinale
Nama binomial
Taraxacum officinale

Taraxacum officinale, atau dandelion/dandelion biasa,[1] adalah tumbuhan berbunga herba perennial dalam famili aster, Asteraceae. Dandelion umum dikenal luas karena bunganya yang kuning yang kemudian berubah menjadi bola bulat berisi banyak buah berumbai, yang tersebar oleh angin. Tanaman ini tumbuh pesat dan liar di kawasan lereng gunung, lapangan maupun di pinggir jalan yang yang berhawa sejuk. Tanaman jombang berasal dari Eropa dan Asia Barat tetapi telah tersebar ke banyak tempat, bahkan kadang-kadang mendominasi suatu padang terbuka. Tanaman jombang dapat memperbanyak diri secara aseksual. Di Indonesia, tanaman ini hanya ditemukan tumbuh liar di dataran tinggi , seperti Lembang, Toba, Solo, Dieng, dan Bedugul

Ciri-ciri

Bentuk daun tanaman jombang bergerigi, mempunyai warna hijau agak terang, dan bunganya bewarna kuning, mirip dengan bunga krisantemum. Tanaman ini mempunyai tinggi mencapai 10 hingga 25 cm. Di seluruh bagiannya mengandung cairan seperti susu. Pada pangkal daun agak sempit sekitar 6–15 cm, mempunyai lebar 2–4 cm. Seluruh permukaan daunnya yang hijau dilapisi dengan rambut halus lembut berwarna putih. Tanaman ini sangat mirip dengan tempuyung, hanya saja tempuyung memiliki bunga majemuk sementara jombang berbunga tunggal.

Manfaat

Seluruh tanaman jombang bermanfaat, mulai dari daun, batang hingga akarnya. Tanaman jombang mempunyai rasa manis dan pahit. Sifat tanaman yang dingin ini berfungsi memperkuat hati (liver) dan lambung. Selain itu tanaman jombang juga berfungsi sebagai antibiotik, antiradang, menghilangkan bengkak, menghancurkan sumbatan, peluruh kencing (diuretik kuat), membersihkan panas dan racun, serta meningkatkan produksi empedu.

Tanaman ini mengandung vitamin C tak heran kalau bunganya pun juga juga dipakai sebagai pewarna minuman. Daun jombang juga bisa di makan mentah-mentah atau istilah orang Jawa sebagai lalapan (memakai bumbu kelapa disangrai), manfaatnya untuk meningkatkan trombosit dalam darah serta antikanker yang berfungsi sebagai antibodi.

Caranya ambil daun jombang yang masih segar sekitar 30–60 gram, kemudian rebus daun jombang yang telah dicuci bersih ke dalam panci dengan air kira-kira 3 gelas selama kurang lebih 4 jam dengan api kecil. Direbus selama 4 jam bertujuan untuk memberi proses ekstraksi pada obat. Rebusan air jombang tidak hanya dikonsumsi bagi orang yang sakit saja, akan tetapi bagi orang yang sehat juga bisa mengonsumsinya, berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta meningkatkan sel darah putih. Lain halnya dengan akarnya, memang agak sedikit pahit, tetapi mempunyai khasiat sebagai antitoksin, peluruh kencing, pereda panas, penguat lambung, meningkatkan nafsu makan, melancarkan pengeluaran ASI, serta menurunkan kadar gula darah. Untuk akarnya tidak dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Caranya sama, dengan direbus. Sebaiknya rebusan akar tadi diminum dengan dosis 1 gelas 2 kali minum.

Referensi

  1. NRCS. "Taraxacum officinale". PLANTS Database. United States Department of Agriculture (USDA). Diakses tanggal 8 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Taraxacum officinale


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan