Sabtu, 26 September 2026
22:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Daisy Miller

Daisy Miller

Daisy Miller
250px-Daisy_Miller%2C_first_edition.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edisi 1
Genrecerpen

Daisy Miller adalah cerita pendek Henry James yang dibuat pada tahun 1878. Cerpen tersebut menggambarkan pertemanan antara seorang gadis Amerika yang cantik Daisy Miller dengan Winterbourne, teman sebangsanya yang canggih. Novel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Liris pada 2011.

Jalan Cerita

250px-Portrait_of_Henry_James_1913.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Henry James pada 1913; ia menulis novel Daisy Miller yang pertama kali diterbitkan pada 1878.

Dalam karya paling populer dari Henry James ini, dia menciptakan tokoh perempuan yang paling menyenangkan-jujur, segar, totreterbuka, menggoda dan menempatkan dia ke tengah lingkungan masyarakat yang melihatnya penuh ketakutan. Dalam hawa melumpuhkan semangat di penginapan liburan Eropa yang mewah, orang-orang Amerika tetap melekat pada cara dan tradisi lama mereka. Daisy Miller, dengan kejujurannya dan ketulusan pikirannya, menjadi kutukan bagi mereka. Bahkan bagi Winterbourne, 'pelajar' muda Amerika yang dikenalnya di pinggiran Telaga Jenewa, gadis ini tampak 'tak berpendidikan' dan meskipun tertawan olehnya, pemuda ini merasa Daisy sedikit terlalu jauh mendahului tata krama masyarakat. Ketulusan Daisy yang memikat dan hati Winterbourne yang tidak tegas, membentuk inti cerita mahakarya yang banyak dicintai ini.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan