Senin, 28 September 2026
14:50 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Dading Kalbuadi

Dading Kalbuadi

Dading Kalbuadi
250px-Letjen_TNI_%28Purn.%29_Dading_Kalbuadi_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan dan Keamanan (HANKAM)
Masa jabatan
27 Januari 1987 –24 April 1993
PendahuluSarwono Widyo Hoetomo
PenggantiI Putu Sukreta Suranta
Kepala Staf Umum ABRIke-3
Masa jabatan
18 April 1986 –5 Januari 1987
PendahuluMarsekal Madya TNI Oetomo
PenggantiLetnan Jenderal TNI Ida Bagus Sudjana
Panglima Komando Daerah Militer XVI/Udayana
Masa jabatan
14 Oktober 1978 –14 Februari 1983
PendahuluBrigjen TNI Soeweno
PenggantiBrigjen TNI Soetarto
Panglima Komando Daerah Pertahanan dan Keamanan Timtim
Masa jabatan
1976–1978
[[Komandan Grup 2/Sandi Yudha Kopassandha]]ke-3
Masa jabatan
20 April 1971 –1 Agustus 1974
PendahuluSoeweno
PenggantiSoetarno
Informasi pribadi
Lahir(1931-04-14)14 April 1931
Adipala, Cilacap, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal10 Oktober 1999(1999-10-10) (umur 68)
HubunganRifan Kalbuadi (cucu)
AlmamaterP3AD (Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat) Tahun (1952)
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-21-TNI_Army-LG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Letnan Jenderal TNI
SatuanInfanteri (RPKAD)
Pertempuran/perangInvasi Indonesia ke Timor Timur

Dading Kalbuadi (14 April 1931 – 10 Oktober 1999)[1] adalah tokoh militer Indonesia. Jabatan terakhirnya yaitu Irjen Dephankam.

Latar Belakang

Dading dilahirkan di Cilacap (Jawa Tengah), 14 April 1931.

Karier

Ketika menginjak usia remaja, ia telah bergabung dengan pasukan pelajar IMAM (Indonesia Merdeka atau Mati), yang daerah operasinya meliputi wilayah Banyumas, dan sekitarnya. Dalam pasukan IMAM inilah, ia sudah bersama-sama dengan Chalimi Imam Santosa (C.I. Santoso, yang kelak bersama Dading bergabung di RPKAD (kini Kopassus).

Mayor Inf C.I. Santoso namanya lebih dulu dikenal, karena ia banyak membantu Kolonel Inf Sarwo Edhi Wibowo, dalam menumpas anggota PKI di pelosok Jawa. Seusai periode perang kemerdekaan, Dading diterima sebagai siswa di P3AD (Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat). Di P3AD ini, selain dengan Jenderal TNI Benny Moerdani, ia bertemu dengan sahabat-sahabat se-abituren P3AD, seperti Letnan Jenderal TNI Soeweno (mantan Pangkostrad), Mayor Jenderal TNI MI Sutaryo (mantan Kepala BAIS), Mayor Jenderal TNI Sebastian Soekoso (mantan Gubernur Maluku), Letnan Jenderal TNI Gunawan Wibisono (mantan Kassospol ABRI).[2] Ia merupakan angkatan kedua komando bersama dengan Leonardus Benyamin Moerdani.

Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 25 Agustus 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Dading Kalbuadi di Istana Negara. Penghargaan tersebut diterima oleh ahli warisnya. Penganugerahan ini diberikan atas jasa luar biasa Dading Kalbuadi di bidang pertahanan, antara lain melalui keterlibatannya dalam penumpasan DI/TII di Jawa Barat, penanganan PRRI di Riau melalui operasi militer, serta kepemimpinannya dalam Operasi Flamboyan di Timor Timur.[3]

Memimpin Operasi Seroja

Saat memimpin "Operasi Seroja" (1975-1976), Dading membentuk tim-tim kecil untuk operasi penyusupan, dengan nama sandi "Operasi Umi-Tuti".Beberapa anggota tim khusus ini antara lain adalah: Letnan Jenderal TNI Kuntara, Letnan Jenderal TNI Tarub, Letnan Jenderal TNI Yunus Yosfiah, dan Letnan Jenderal TNI Sutiyoso. Anggota-anggota tim khusus ini ketika menyusup ke wilayah Timtim.[butuh rujukan]

Penghargaan

Tanda Jasa

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipurna (25 Agustus 2025)[4]
Baris ke-2 Bintang Gerilya Bintang Yudha Dharma Pratama Bintang Yudha Dharma Nararya
Baris ke-3 Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia Satyalancana Bhakti
Baris ke-4 Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana Perang Kemerdekaan I Satyalancana Perang Kemerdekaan II
Baris ke-5 Satyalancana G.O.M II Satyalancana G.O.M IV Satyalancana G.O.M V
Baris ke-6 Satyalancana Penegak Satyalancana Seroja Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan