Kamis, 29 Oktober 2026
12:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Artur da Costa e Silva

Artur da Costa e Silva

diktator, Brasil

Bagikan:
Artur da Costa e Silva
250px-Costa_e_Silva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Brasil ke-30
Masa jabatan
15 Maret 1967 –31 Agustus 1969
PendahuluHumberto de Alencar Castelo Branco
PenggantiJunta Militer
Informasi pribadi
Lahir3 Oktober 1902
Meninggal17 Desember 1969(1969-12-17) (umur 67)
Partai politikNone

Artur da Costa e Silva, dilafalkan. IPA: [ax'tuxdɐ'kɔstɐi'siwvɐ], (3 Oktober 1902 - 17 Desember 1969) adalah pejabat militer Brasil danpolitikus, anak seorang immigran asal Madeira. Ia menjabat Menteri Perang pada 1964 di bawah Presiden Humberto de Alencar Castello Branco. Dipilih menjadi presiden oleh Kongres pada 1966, Costa e Silva memulai jabatannya pada 15 Maret 1967.

Didahului oleh:
Humberto de Alencar Castelo Branco
Presiden Brasil
1967 – 1969
Diteruskan oleh:
Junta Militer

Lihat pula

Republik Lama
(1889–1930)
Era Vargas
(1930–1945)
Republik 46
(1946–1964)
Rezim Militer
(1964–1985)
Republik Baru
(1985–)


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan