Jumat, 30 Oktober 2026
08:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cosimo I de' Medici

Cosimo I de' Medici

Adipati Firenze

Bagikan:
250px-Cosimo-GDuke-BR.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cosimo I de' Medici dengan jubah penobatannya, dilukis oleh Cigoli

Cosimo I de' Medici (12 Juni 1519 – 21 April 1574) merupakan Adipati Firenze kedua yang memerintah dari tahun 1537 hingga 1569, ketika ia menjadi Adipati Agung Toscana pertama, sebuah gelar yang ia pegang hingga kematiannya.

Referensi

Sumber

Bacaan selanjutnya

  • Eisenbichler, Konrad, editor (2001). The Cultural Politics of Grand Duke Cosimo I de' Medici.{{cite book}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Eisenbichler, Konrad, editor (2004). The Cultural World of Eleonora of Toledo, Duchess of Florence and Siena.{{cite book}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Henk Th. Van Veen, Cosimo I de' Medici and his Self-Representation in Florentine Art and Culture (Cambridge, CUP, 2006).

Pranala luar

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Alessandro de' Medici
Adipati Firenze
1537–1569
Diangkat menjadi Adipati Agung
Diangkat menjadi Adipati Agung Adipati Agung Toscana
1569–1574
Diteruskan oleh:
Francesco I de' Medici
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan