Jumat, 30 Oktober 2026
04:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Cikrak emu

Cikrak emu

genus burung

Bagikan:
Cikrak emu
250px-StipiturusKeulemans.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stipiturus ruficeps
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Superordo:
Ordo:
Famili:
Genus:
Stipiturus

Lesson, 1831
Spesies tipe
Muscicapa malachura[1]
Shaw, 1798
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Cikrak-emu (Stipiturus) adalah sebuah genus burung pengicau dalam keluarga maluridae (Cikrak peri). Mereka hanya ditemukan di Australia, dimana mereka mendiami belukar, lahan kosong, dan lahan rumput. Mereka adalah burung kecil, panjangnya berkisar antara 12–19 cm dengan ekor berjumlah lebih dari setengah panjangnya. Ekornya hanya memiliki enam bulu yang longgar dan strukturnya kasar, mirip seperti bulu emu. Ada tiga spesies yang dikenali, di antaranya cikrak-emu mallee yang terancam punah.

Spesies

Terdapat tiga spesies yang dikenali dalam genus ini yakni: [2]

Gambar Nama ilmiah Nama yang umum Distribusi
120px-Stipiturus_malachurus_-_Southwest_National_Park.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stipiturus malachurus Cikrak-emu selatan Pesisir Australia tenggara dan barat daya.
120px-Mallee_Emuwren_%28Stipiturus_mallee%29_%288079650268%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stipiturus mallee Cikrak-emu mallee Negara Mallee di barat laut Victoria dan tenggara Australia Selatan.
120px-StipiturusKeulemans.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Stipiturus ruficeps Cikrak-emu mahkota-merah Daerah pedalaman gersang di Australia tengah-utara.

Keterangan

Cikrak-emu menunjukkan dimorfisme seksual, jantan memiliki bulu kecoklatan dengan mahkota berwarna karat dengan intensitas yang bervariasi, dan tenggorokan serta dada bagian atas berwarna biru langit. Betina tidak memiliki warna biru dan sebagian besar berwarna coklat kemerahan di bagian atas dan pucat di bagian bawah. Ciri paling khas mereka adalah ekornya yang panjang, terdiri dari enam bulu berserabut, dua bulu di tengahnya lebih panjang lagi. Ekornya dua kali lipat panjang tubuhnya pada spesies selatan dan bermahkota merah. Beratnya mulai dari 5,4 g pada burung cikrak-emu yang bermahkota merah, hingga 7,5 g pada cikrak-emu selatan. [3]

Distribusi dan habitat

Ketiga spesies cikrak-emu masing-masing hidup di habitat yang berbeda: cikrak-emu selatan yang lebih menyukai rawa-rawa dan padang rumput, cikrak-emu mallee yang menghuni tumbuhan bawah rumput lari-lari di hutan mallee, dan cikrak-emu mahkota merah yang tinggal di rumput lari-lari di daerah gurun.

Perilaku dan ekologi

Cikrak-emu cukup tertutup dan sulit dikenali, hidup di semak belukar yang rendah. Mereka sebagian besar adalah pemakan serangga, tetapi melengkapi makanan mereka dengan biji-bijian. [4] Tingkah lakunya yang sembunyi-sembunyi dan warnanya yang coklat membuat mereka dikira tikus semak. [5] Mereka menunjukkan pola terbang yang lemah tetapi khas dengan bulu ekor yang terlihat terkulai.

Referensi

  1. ↑ "Maluridae". aviansystematics.org. The Trust for Avian Systematics. Diakses tanggal 2023-07-16.
  2. ↑ Gill, Frank; Donsker, David, ed. (2017). "Lyrebirds, scrubbirds, bowerbirds & Australasian wrens". World Bird List Version 7.3. International Ornithologists' Union. Diakses tanggal 28 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Rowley and Russell, p. 33.
  4. ↑ Rowley and Russell, p. 202.
  5. ↑ Wade P. (ed.) (1977). Every Australian Bird Illustrated. Rigby. hlm. 188. ISBN 978-0-7270-0009-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan