Senin, 26 Oktober 2026
19:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Chris Vermeulen

Chris Vermeulen

Bagikan:
250px-Chris_Vermuelen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chris Vermeulen

Chris Vermeulen lahir di Brisbane, Australia pada tanggal 19 Juni 1982. Sebelum berkarier di MotoGP, ia mengikuti kejuaraan Australian Superbike Championship pada tahun 1999. Kemudian mentornya yang juga mantan juara dunia GP Motor, Barry Sheene mendukungnya untuk berlaga di kelas Supersport dan Superstock di Inggris pada tahun 2000. Tinggi badannya adalah 180 cm.

Pada tahun 2002 ia bergabung dengan tim Inggris, Ten Kate dan berada di peringkat 7 klasemen akhir.

Pada tahun 2004, ia direkrut tim Ten Kate untuk berlaga di World Superbike dan berhasil menjuarai empat seri, bahkan sempat memimpin klasemen sementara sebelum akhirnya menduduki peringkat empat, sebagai satu-satunya pembalap non-Ducati di 8 besar.

Pada tahun 2005 ia masih membela tim yang sama, Ten Kate Honda dan berhasil merebut posisi runner up WSBK

Setelah musim kompetisi WSBK berakhir, ia mendapat kesempatan menggantikan tempat Troy Bayliss yang cedera di tim Camel Honda Pons untuk berlaga di MotoGP. Ia turun di dua seri MotoGP musim 2005, yaitu GP Australia dan GP Turki, di mana di kedua seri tersebut ia finis di posisi 11.

Tahun 2006 sebenarnya Vermeulen menginginkan pindah ke MotoGP dan bergabung dengan tim Honda, namun ternyata Honda menginginkan ia untuk tetap membela tim Honda di WSBK. Karena ketidaksepahaman itulah ia memutuskan untuk bergabung dengan tim pabrikan Suzuki MotoGP, apalagi sponsor tim Camel Honda Pons dan timnya saat di WSBK, Japan Tobacco berpindah mensponsori tim Yamaha MotoGP.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pembalap motor ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan