Rabu, 07 Oktober 2026
15:41 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Armadilo peri merah muda

Armadilo peri merah muda

Bagikan:
Armadilo peri merah muda[1]
250px-Pink_Fairy_Armadillo_%28Chlamyphorus_truncatus%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Cingulata
Subfamili: Chlamyphorinae
Genus: Chlamyphorus
Harlan, 1825
Spesies:
C. truncatus
Nama binomial
Chlamyphorus truncatus
Harlan, 1825
Lesser_Fairy_Armadillo_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Peta sebaran spesies

Armadilo peri merah muda (Chlamyphorus truncatus) adalah spesies armadilo terkecil, pertama kali dideskripsikan oleh Richard Harlan pada 1825.[3] Hewan ini panjangnya 90–115 mm (3,5–4,5 in), dan umumnya berbobot sekitar 120 g (4,2 oz). Hewan gurun nokturnal serta soliter ini endemik ke gurun-gurun dan belukar di Argentina tengah.[4] Armadilo peri merah muda berkerabat dekat dengan armadilo peri lainnya, yaitu armadilo peri besar.

Armadilo peri merah muda memiliki mata kecil, bulu putih kekuningan mirip sutra, dan cangkang-cangkang dorsal fleksibel yang terhubung ke tubuh hewan tersebut dengan membran-membran dorsal kecil. Ekor mereka yang berbentuk mirip spatula mencuat dari lempeng-lempeng vertikal di bagian belakang tumpul cangkang mereka. Spesies ini umumnya memakan serangga, cacing, siput, dan berbagai bagian tumbuhan. Armadilo peri merah muda memiliki kekampuan untuk mengubur dirinya sendiri dalam hitungan detik, menggunakan cakar terspesialisasinya untuk menggali pasir. Perilaku ini membantu melindungi armadilo dari predator dan suhu ekstrem, beserta mempertahankan kelembapan pada habitat kering.

Referensi

  1. ↑ Gardner, Alfred (16 November 2005). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. hlm. 96. ISBN 0-801-88221-4. {{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan; |editor= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Superina, M.; Abba, A.M. & Roig, V.G. (2014). "Chlamyphorus truncatus". The IUCN Red List of Threatened Species. 2014. IUCN: e.T4704A47439264. doi:10.2305/IUCN.UK.2014-1.RLTS.T4704A47439264.en.
  3. ↑ Delsuc, F.; Superina, M.; Tilak, M.-K.; Dousery, E.; Hassanin, A. (2012). "Molecular phylogenetics unveils the ancient evolutionary origins of the enigmatic fairy armadillos". Molecular Phylogenetics and Evolution. 62 (2): 673–680. Bibcode:2012MolPE..62..673D. doi:10.1016/j.ympev.2011.11.008. PMID 22122941. S2CID 42162998.
  4. ↑ Douglas, Sara. "Chlamyphorus truncatus (pink fairy armadillo)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 Maret 2024.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan