Jumat, 23 Oktober 2026
10:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Hiu batu

Hiu batu

Bagikan:
Hiu batu
250px-Chiloscyllium_punctatum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Brownbanded_Bambooshark_%285729957195%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Subkelas:
Superordo:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Chiloscyllium punctatum

250px-Chiloscyllium_punctatum_distmap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran
Artikel takson sembarang

Hiu batu (Chiloscyllium punctatum) merupakan salah satu jenis hiu yang termasuk dalam famili Hemiscylliidae. Spesies ini dikenal dengan nama brownbanded bamboo shark. Spesies hiu ini memiliki beberapa nama lokal di Indonesia, di antaranya yaitu hiu batu, hiu bongo, hiu gedok (Lombok), hiu gedebong, hiu bongol, dan cucut dolok (Jawa).[1]

Deskripsi

Spesies hiu ini memiliki ekor dan tubuh yang ramping. Ukuran kedua sirip punggung ukurannya kurang lebih sama dengan tepi belakang melengkung dan memiliki cuping. Pada sirip anus, dasarnya lebih pendek dibandingkan dasar cuping sirip ekor bagian bawah. Tidak terdapat guratan di kulit. Panjang tubuh berkisar antara 20–110 cm.[1]

Distribusi dan habitat

Spesies hiu ini biasa dijumpai di sekitar terumbu karang dengan kisaran kedalaman 0–85 m.[2] Dapat ditemukan di hampir seluruh perairan dangkal Indonesia.[1]

Status

Berdasarkan Daftar Merah IUCN, spesies hiu batu ini diklasifikasikan ke dalam NT (near threatened atau hampir terancam) karena banyak tertangkap dan dijual di pasar ikan di berbagai negara, salah satunya yaitu Thailand dan Indonesia.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Fahmi, 1974-. An introduction to types of Indonesian sharks. Dharmadi, 1957-, Sadili, Didi,, Indonesia. Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut,. [Jakarta, Indonesia]. ISBN 978-602-7913-10-3. OCLC 1021064450.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. ↑ Compagno, Leonard J.V. (2001). Sharks of the World. Roma: FAO. ISBN 92-5-104543-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "The IUCN Red List of Threatened Species". IUCN Red List of Threatened Species. Diakses tanggal 2020-03-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan