Kamis, 24 September 2026
04:02 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Chihkan

Chihkan

250px-Chihkan_Tower_03171.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Chihkan

Gedung Chihkan (Hanzi: 赤崁樓, hanyu pinyin: chikanlou) dulu disebut Fort Provintia adalah sebuah gedung kuno di Distrik Tengah-Barat, Kota Tainan, Taiwan, Republik Tiongkok. Gedung ini dibangun pertama kali pada tahun 1653 oleh penguasa Belanda di Taiwan setelah pemberontakan orang Han kepada Belanda setahun sebelumnya.

Gedung Chihkan sekarang ditetapkan sebagai situs sejarah tingkat 1 oleh Departemen Dalam Negeri Republik China.

Sejarah

Gedung Chihkan awalnya didirikan oleh Belanda pada tahun 1653. Mereka membawa penduduk asli, kelompok suku Pingpu dan mendirikan benteng untuk menangkis serangan bajak laut. Pembangunan dengan tenaga kerja paksa dilakukan oleh penduduk asli. Hal tersebut menimbulkan beberapa perlawanan dari suku Pingpu. Setelah Koxinga menduduki Taiwan, barulah gedung ini dibangun dengan desain khas Tionghoa. Koxinga menjadikan Fort Provintia sebagai gudang senjata. Pada zaman Dinasti Qing, Gedung Chihkan mengalami kerusakan akibat perang.

20px-Flag-map-of-taiwan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Taiwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan