Rabu, 30 September 2026
19:38 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Charlie Sahetapy

Bagikan:
Ini adalah nama Maluku, (Ambon), marganya adalah Sahetapy

Charlie Sahetapy (lahir 23 November 1953 - 2004) adalah seorang pemeran asal Indonesia yang berdarah Maluku. Charlie bergabung dengan grup "Teater Kecil" sejak 1977. Sebagai salah seorang anggota "Teater Kecil", Charlie memulai debut filmnya bersama sutradara Arifin C. Noer sekaligus pimpinan teater tersebut dalam film Suci Sang Primadona (1977). Dalam Yuyun (1979), yang juga disutradarai Arifin, Charlie masuk nominasi sebagai aktor pembantu terbaik pada FFI 1980. Dia jarang bermain dalam film tetapi lebih banyak aktif di panggung bersama "Teater Kecil". Tahun 90-an Charlie ikut terjun ke layar kaca dalam produksi yang disturadarai Ali Shahab. Sebagai pemain maupun astrada. Charlie pernah masuk nominasi dalam Festival Sinetron Indonesia (FSI) pada 1992 dalam Fajar Sadiq (pemain utama). Pada FSI 1995 meraih piala sebagai aktor pembantu dalam Nyai Dasima. Dalam serial panjang (lebih dari 200 episode) Pepesan Kosong, Charlie pernah bertindak sebagai asisten sutradara. Charlie meninggal dunia pada tahun 2004 di usia 52 tahun.

Filmografi

Film

Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1977 Terminal Cinta Wawan
1978 Petualang-Petualang Julius
Perawan Desa
Pulau Cinta
1979 Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
1980 Selamat Tinggal Masa Remaja
Permainan Bulan Desember
1981 Medali Bukit Selatan
Serangan Fajar Pejuang
Ketika Cinta Harus Memilih
1982 Tapak-Tapak Kaki Wolter Mongisidi
1984 Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI Doel Arief
1985 Matahari-Matahari
1986 Pacar Pertama
1988 Saskia Sahadi
1990 Taksi

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1980 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa Nominasi

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan