Jumat, 30 Oktober 2026
03:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Charles-Henri Sanson

Charles-Henri Sanson

Bagikan:
Charles-Henri Sanson
250px-BalzacEpisodeTerror.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Charles-Henri Sanson
Lahir(1739-02-15)15 Februari 1739
Meninggal4 Juli 1806(1806-07-04) (umur 67)
Paris, Prancis
PekerjaanAlgojo Kerajaan Prancis, Algojo Tingkat Tinggi Republik Prancis Pertama

Charles-Henri Sanson, bernama lengkap Chevalier Charles-Henri Sanson de Longval (15 Februari 1739 – 4 Juli 1806), adalah seorang algojo kerajaan Prancis pada masa kekuasaan Raja Louis XVI, dan Algojo Tingkat Tinggi Republik Prancis Pertama. Ia mengurusi hukuman mati di kota Paris selama lebih dari empat puluh tahun, dan ia sendiri menangani eksekusi sekitar 3.000 orang, termasuk Raja sendiri.

Bacaan tambahan

  • Robert Christophe: Les Sanson, bourreaux de père en fils, pendant deux siècles. Arthème Fayard, Paris 1960.
  • Guy Lenôtre: Die Guillotine und die Scharfrichter zur Zeit der französischen Revolution. Kulturverlag Kadmos, Berlin 1996. ISBN3-931659-03-8
  • Hans-Eberhard Lex: Der Henker von Paris. Charles-Henri Sanson, die Guillotine, die Opfer. Rasch u. Röhring, Hamburg 1989. ISBN3-89136-242-0
  • Chris E. Paschold, Albert Gier (Hrsg.): Der Scharfrichter - Das Tagebuch des Charles-Henri Sanson (Aus der Zeit des Schreckens 1793-1794). Insel-Verlag, Frankfurt/M. 1989; ISBN3-458-16048-5
  • Henri Sanson: Tagebücher der Henker von Paris. 1685-1847. Erster und zweiter Band in einer Ausgabe, hrsg. v. Eberhard Wesemann u. Knut-Hannes Wettig. Nikol, Hamburg 2004. ISBN3-933203-93-7
  • Honoré de Balzac: Un épisode sous la Terreur (fiction)

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan