Minggu, 11 Oktober 2026
05:06 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Cawan Suci

Cawan Suci

piala, cawan, atau batu dengan kekuatan ajaib, motif penting dalam sastra Arthurian

Bagikan:
250px-Nanteos_Cup_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cawan Nanteos adalah cawan kayu abad pertengahan yang secara tradisional diyakini dibuat dari salib Kristus.

Cawan Suci (bahasa Inggris: Holy Grail) merujuk kepada cawan yang dipakai Yesus sebelum kematian-Nya, dan muncul dalam sastra-sastra sebelum abad pertengahan.

Etimologi

Adanya cawan suci ini didapat dari perkamen yang menyebut-nyebut kata San Graal dari kata sangraal. Ada kemungkinan pemecahan kata San Graal dari kata sangraal adalah salah, yang benar adalah Sang Raal, yang artinya "Darah Suci", dan merujuk kepada darah keturunan dari Yesus Kristus.[1][2][3][4][5]

Asal mula dalam sastra

Chrétien de Troyes

Adanya suatu "Cawan", tanpa atribut "Suci", pertama kali muncul dalam buku roman Perceval, le Conte du Graal (Kisah suatu Cawan) karya Chrétien de Troyes, yang menyatakan ia bekerja dari suatu buku sumber yang diberikan kepadanya oleh patronnya, Count Philip of Flanders. Dalam buku roman yang belum selesai ditulis itu, "Piala" itu adalah suatu cawan yang digunakan untuk menyajikan hidangan pada pesta.[6]

Robert de Boron

Meskipun tulisan Chrétien dianggap sebagai teks tertua dan paling berpengaruh dari semua karya mengenai "Cawan Suci", adalah berkat tulisan Robert de Boron cawan itu sungguh-sungguh menjadi "Cawan Suci" dan mengambil bentuk yang paling dikenal oleh pembaca modern. Dalam roman sajak Joseph d'Arimathie, digubah antara tahun 1191 dan 1202, Robert mengisahkan bagaimana Yusuf dari Arimatea memperoleh cawan yang digunakan oleh Yesus Kristus dalam Perjamuan Terakhir dan kemudian digunakannya untuk menampung darah Kristus yang tercurah ketika jazad-Nya diturunkan dari kayu salib. Yusuf kemudian dimasukkan ke dalam penjara, di mana Kristus mengunjunginya dan menjelaskan misteri piala yang diberkati itu. Setelah dilepaskan dari penjara, Yusuf mengumpulkan keluarganya serta para pengikutnya untuk berangkat ke barat dan mendirikan wangsa penjaga Piala Suci yang akhirnya termasuk tokoh Perceval.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Diez, Friedrich. An etymological dictionary of the Romance languages, Williams and Norgate, 1864, p. 236.
  2. ↑ Nitze, William A. Concerning the Word Graal, Greal, Modern Philology, Vol. 13, No. 11 (Mar., 1916), pp. 681-684 .
  3. ↑ Jung, Emma and von Franz, Marie-Louise. The Grail Legend, Princeton University Press, 1998, pp. 116-117.
  4. ↑ Skeat, Walter William. Joseph of Arimathie, Pub. for the Early English Text Society, by N. Trübner & Co., 1871, pp. xxxvi-xxxvii
  5. ↑ Mueller, Eduard. Etymologisches Wörterbuch der englischen Sprache: A-K, chettler, 1865, p. 461.
  6. ↑ Loomis, Roger Sherman (1991). The Grail: From Celtic Myth to Christian Symbol. Princeton. ISBN 0-691-02075-2 Diarsipkan 2020-04-07 di Wayback Machine
  7. ↑ BBC History Gallery, Holy Grail

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Cawan Suci.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Holy Grail.
Holy Grail di In Our Time di BBC. (listen now) The Holy Grail at the Camelot Project The Holy Grail at the Catholic Encyclopedia The Holy Grail today in Valencia Cathedral Diarsipkan 2017-07-28 di Wayback Machine (Prancis) XVth century Old French Estoire del saint Graal manuscript BNF fr. 113 Bibliothèque Nationale de France, selection of illuminated folios, Modern French Translation, Commentaries.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan