Rabu, 28 Oktober 2026
23:18 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Carl Hunstein

Administrator dan ahli biologi asal jerman

Bagikan:

Carl Hunstein adalah seorang administrator, dan seorang ahli biologi bidang burung dan tanaman berkebangsaan Jerman yang dilahirkan pada tahun 1843 di kota Homburg.

Hunstein beremigrasi ke Amerika Serikat dan sejak tahun 1885 sampai dia meninggal, Hunstein bekerja di bawah German New Guinea Company.

Dalam ekspedisi-ekspedisinya di pegunungan Papua Nugini, Carl Hunstein menemukan empat spesies burung cendrawasih. Spesies-spesies tersebut adalah Cendrawasih Biru, Paruh-sabit Coklat, Astrapia Stephanie dan Cendrawasih Kaisar.

Carl Hunstein diabadikan namanya oleh pegunungan Hunstein, hutan Hunstein di Papua Nugini, dan beberapa spesies hewan dan tumbuhan, yang termasuk burung Lonchura hunsteini dan tumbuhan Cyathea hunsteiniana.

Carl Hunstein meninggal dunia pada tanggal 13 Maret 1888. Dia tenggelam sewaktu melanjutkan perjalanannya untuk menemukan spesies-spesies baru ke New Britain di Kepulauan Bismarck.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan