Senin, 21 September 2026
15:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kelelawar hidung-hati

Kelelawar hidung-hati

Kelelawar hidung-hati
250px-Cardioderma_cor_in_Samburu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Genus: Cardioderma
Peters, 1873
Spesies:
C. cor
Nama binomial
Cardioderma cor
Peters, 1872
250px-Heart-nosed_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Kelelawar hidung-hati (Cardioderma cor) adalah sebuah spesies kelelawar dalam famili Megadermatidae. Kelelawar ini menjadi satu-satunya spesies dalam genus Cardioderma.[2] Hewan ini ditemukan di Sudan timur, Tanzania utara, dan Zambia selatan. Dalam sebuah eksperimen tahun 2017, disimpulkan bahwa kelelawar hidung-hati menghasilkan suara atau "bernyanyi" untuk menandai wilayah mencari makan mereka, dan secara aktif menjaga teritori ini dari kelelawar lainnya dari spesies yang sama.

Kelelawar ini tidak memiliki ekor, tidak seperti kebanyakan spesies kelelawar lainnya. Beberapa ciri yang paling mudah dikenali dari spesies ini adalah gigi dan tengkoraknya, serta hidungnya yang berbentuk hati.[3] Kelelawar hidung-hati berbobot 21–35 g (0,74–1,23 oz) dan sepanjang 70–77 mm (2,8–3,0 in).

Referensi

  1. Monadjem, A.; Bergmans, W.; Mickleburgh, S.; Hutson, A.M. (2017). "Cardioderma cor". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T3859A22136371. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-2.RLTS.T3859A22136371.en. Diakses tanggal 14 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. Group), Anthony Hutson (IUCN SSC Chiroptera Specialist; Mickleburgh, Simon; Bergmans, Wim; Swaziland), Ara Monadjem (University of (2016-08-31). "IUCN Red List of Threatened Species: Heart-nosed Bat". IUCN Red List of Threatened Species. Diakses tanggal 2020-04-23.
  3. Small, Scott. "Cardioderma cor (heart-nosed bat)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan