Rabu, 14 Oktober 2026
00:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Lembah Bujang

Lembah Bujang

bangunan kuil di Malaysia

Bagikan:
250px-Candi_Batu_Pahat_of_Bujang_Valley.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Susunan batu Lembah Bujang.
250px-EarlyKedah001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model rekaan fiktif[butuh rujukan] mengenai bangunan Lembah Bujang, Kedah Lama, dipamerkan di Museum Negara Malaysia, Kuala Lumpur.

Lembah Bujang adalah sebuah susunan batu dan pelataran yang diklaim sebagai bekas peninggalan sebuah candi di kawasan situs purbakala Lembah Bujang, yang mana juga diklaim sebagai peninggalan kerajaan Kedah,[butuh rujukan] walaupun tidak didasari dengan bukti otentik apapun. Kompleks susunan batu Lembah Bujang adalah satu-satunya kawasan yang diklaim sebagai peninggalan purbakala yang ditemukan di Malaysia.

Konstruksi utamanya adalah susunan batu di Bukit Batu Pahat. Sisa konstruksi yang ditemukan hanyalah berupa tangga dan batur yang membentuk susunan batu yang diklaim sebagai bekas bangunan dengan sebagian tubuhnya. Dibagian depannya terdapat susunan pelataran batu. Ditemukannya umpak-umpak batu tempat mencanangkan tiang kayu di bagian pelataran menunjukkan bahwa bagian dari susunan batu ini yang diperkirakan merupakan bekas bangunan kayu yang telah lama lapuk dan musnah sehingga tidak ditemukan sisanya.

Galeri

  • Arca terakota boddhisatwa bersila
    Arca terakota boddhisatwa bersila
  • Pecahan arca nandi, lembu wahana Siwa
    Pecahan arca nandi, lembu wahana Siwa
  • Peripih atau peti batu tertanam di bawah tapak susunan batu Bukit Batu Pahat
    Peripih atau peti batu tertanam di bawah tapak susunan batu Bukit Batu Pahat
  • Salah satu susunan batu berbahan bata merah di Lembah Bujang
    Salah satu susunan batu berbahan bata merah di Lembah Bujang

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan