Sabtu, 07 November 2026
15:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Bunglon taman

Bunglon taman

Spesies reptil

Bagikan:
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Bunglon taman.
Bunglon kebun
250px-OGL.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan, Bangladesh
250px-Calotes_versicolor_%28Female%29_Garden_Lizard_spotted_at_Peddapuram_02.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Betina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Iguania
Famili: Agamidae
Genus: Calotes
Spesies:
C. versicolor
Nama binomial
Calotes versicolor
(Daudin, 1802)[2]

Bunglon taman (Calotes versicolor) adalah spesies reptil dari genus Calotes dan termasuk ke dalam keluarga Agamidae.[3][4][5][6][7]

Spesies ini lebih besar dari bunglon surai jenis Bronchocela jubata, spesies bunglon asli pulau Jawa, sehingga keberadaannya sangat mengancam spesies tersebut, kini bunglon taman sudah mendominasi pohon-pohon yang ada di pulau Jawa menggantikan Bronchocela jubata.[8][9]

Bunglon ini bukan spesies asli Indonesia, diperkirakan berasal dari dataran Asia, penyebaran asalnya hanya sampai Thailand. Jenis bunglon pendatang ini terlepas ke alam liar Indonesia, khususnya pulau Jawa. Diduga jenis ini awalnya adalah binatang peliharaan yang terlepas atau dilepaskan ke alam.[3][8]

Saat musim kawin tiba, tenggorokan bunglon jantan akan berwarna merah cerah untuk menarik perhatian bunglon betina. Bunglon dapat berkembang biak setelah usia mereka mencapai satu tahun. Sekitar 10-20 telur dihasilkan bunglon betina dan telur-telur tersebut akan menetas setelah 6-7 minggu.[3]

Bunglon ini merupakan pemakan serangga. Meskipun bunglon memiliki gigi, tetapi biasanya mereka menelan utuh mangsanya.[3]

Bunglon taman ini mampu beradaptasi di lingkungan keras seperti kota Jakarta karena jenis ini mampu memakan serangga apa saja, dan jenis ini bisa menyerbrang jalan untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya.[3] Di Jakarta, bunglon ini dapat ditemui terutama di semak-semak dekat sungai, seperti Ci Liwung dan sungai Condet.[5]

Karakteristik

Bunglon taman memiliki ciri fisik mirip seperti iguana, namum berukuran jauh lebih kecil.[10] Suka hinggap di atas pepohonan, berwarna gelap kecoklatan dan dapat berubah warna walaupun jarang terjadi. Perubahan warna biasanya dilakukan saat musim kawin, berjemur, atau dalam keadaan terancam. Bunglon jantan berukuran lebih besar dari bunglon betina.[10]

Kebiasaan unik lainnya pada bunglon ini adalah mengubur telur-telurnya di dalam tanah yang mereka gali sendiri. Sebenarnya hal ini juga dilakukan oleh jenis kadal lainnya. Tujuan mengubur telur kadal selain untuk mendapatkan suhu yang pas, juga bisa menghindari telur dimangsa oleh predator yang kelaparan. Ketika menetas anak-anak bunglon akan berlari mencari semak belukar dan pepohonan untuk memulai kehidupan. Anak-anak bunglon biasanya memakan serangga-serangga kecil untuk bertahan hidup.[10]

Galeri

  • Calotes versicolor di pohon pucuk merah
    Calotes versicolor di pohon pucuk merah
  • Pejantan
    Pejantan
  • Betina
    Betina
  • Bunglon taman piaraan sedang duduk "santuy" di atas motor
    Bunglon taman piaraan sedang duduk "santuy" di atas motor

Referensi

  1. ↑ Wogan, G.; Lwin, K.; Al Rasbi, K.J.M.; Vijayakumar, S.P.; Anderson, S.; Papenfuss, T.; Srinivasulu, C.; Litvinchuk, S.; Bowles, P.; McGuire, J.; Cai, B.; Ji, X.; Iskandar, D. (2021). "Calotes versicolor". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T164681A1067033. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T164681A1067033.en. Diakses tanggal 7 Juni 2026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Calotes versicolor Diarsipkan 21 Maret 2021 di Wayback Machine, Reptiles Database
  3. 1 2 3 4 5 "Bunglon Taman". Greeners.Co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-14.
  4. ↑ Kompasiana.com. "Memotret Bunglon Taman". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2019-08-14.
  5. 1 2 "Herpetofauna Sungai Ciliwung Condet, Cililitan, Jakarta Timur - KEHATI - KEHATI". kehati.or.id. Diakses tanggal 2019-08-14.[pranala nonaktif permanen]
  6. ↑ Joga, Nirwono (2019-04-15). Trans Jawa: Merajut Keberagaman Lansekap. Gramedia pustaka utama. ISBN 9786020621203.
  7. ↑ admin (2010-08-12). "Survei Keanekaragaman Hayati di Taman Margasatwa Ragunan :". Rujak (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-08-14.
  8. 1 2 "Inilah Alien Yang Menginvasi Pulau Jawa". Mongabay Environmental News (dalam bahasa American English). 2018-05-20. Diakses tanggal 2019-08-13.
  9. ↑ "Inilah Alien Yang Menginvasi Pulau Jawa". lipi.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-14.
  10. 1 2 3 "Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana". brilio.net. Diakses tanggal 2019-08-14.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan