Sabtu, 26 September 2026
00:34 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Cagar biosfer

Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Daftar cagar biosfer di Indonesia. (Diskusikan) Diusulkan sejak Mei 2024.

Cagar biosfer adalah suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, ekosistem unik, dan atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan. Menurut UU No. 5 Tahun 1990, cagar biosfer merupakan suatu kawasan dibagi menjadi beberapa zonasi. Cagar biosfer menjadi sebuah kawasan konservasi yang keberadaannya diakui secara internasional sebagai suatu kawasan yang melestarikan keseimbangan hubungan antara manusia dan lingkungan. Secara umum, cagar biosfer memiliki tiga zona, yakni zona inti sebagai kawasan konservasi, zona penyangga sebagai kawasan pelindung zona inti, serta zona transisi transisi yang diperuntukkan bagi kawasan pembangunan berkelanjutan.[1]

Cagar Biosfer merupakan suatu konsep pengelolaan kawasan yang meliputi bentang alam ekosistem darat, pesisir, dan laut yang diakui secara internasional oleh UNESCO khususnya program Manusia dan Biosfer (MAB). Penerapan konsep Cagar Biosfer bertujuan menyeimbangkan kepentingan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya dengan kepentingan sosial ekonomi berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi.[2] Cagar biosfer juga merupakan kawasan daratan dan pesisir yang mempromosikan dan menunjukkan hubungan yang seimbang antara manusia dan alam diakui secara internasional.[3]

Fungsi

Cagar Biosfer memiliki 3 fungsi yaitu:[2]

  • Fungsi konservasi keanekaragaman hayati (genetik, spesies dan ekosistem).
  • Fungsi pembangunan ekonomi secara berkelanjutan.
  • Fungsi logistic support seperti penelitian, pendidikan, monitoring dan evaluasi.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Larasati, Tania June, dan Sonya Dewi, Retno (2012). "Peran Cagar Biosfer Cibodas dalam Penyerapan CO2". Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan. 9 (2): 66.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. 1 2 Purwanto, Y., Hartono, Subagiadi, H., Sukandar, S., Susyafrianto, J., dan Munawir, A. (2017). Pedoman Pengelolaan Cagar Biosfer Indonesia. Jakarta: FORDA PRESS - Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Hidayat, Ade Bagja (2021). "Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas". Journal of Science Innovare. 4 (1): 1–5. doi:10.33751/jsi.v4i1.
Ikon rintisan

Artikel bertopik ekologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan