Rabu, 23 September 2026
14:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Ikan buntal

Ikan buntal

sejenis ikan yang dapat menggembungkan perutnya yang berduri apabila disentuh

Ikan buntal
250px-Tetraodon-hispidus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arothron hispidus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Tetraodontiformes
Subordo: Tetraodontoidei
Famili: Tetraodontidae
Genera

Arothron
Auriglobus
Canthigaster
Carinotetraodon
Chelonodon
Colomesus
Contusus
Ephippion
Feroxodon
Fugu
Gastrophysus
Javichthys
Lagocephalus
Liosaccus
Marilyna
Monotretus
Omegaphora
Pelagocephalus
Polyspina
Reicheltia
Sphoeroides
Takifugu
Tetractenos
Tetraodon
Torquigener
Tylerius
Xenopterus

Artikel takson sembarang

Tetraodontidae adalah sebuah famili dari ikan muara dan laut yang termasuk dalam ordo Tetraodontiformes,[1] umum dikenal sebagai ikan buntal. Secara morfologi, ikan-ikan serupa yang termasuk dalam famili ini serupa dengan ikan landak yang memiliki tulang belakang luas yang besar (tidak seperti tulang belakang Tetraodontidae yang lebih tipis, tersembunyi, dan dapat terlihat ketika ikan ini menggembungkan diri). Nama ilmiah ini merujuk pada empat gigi besar yang terpasang pada rahang atas dan bawah yang digunakan untuk menghancurkan cangkang krustasea dan moluska, mangsa alami mereka.

Ikan buntal secara umum dipercayai sebagai vertebrata paling beracun kedua di dunia setelah katak racun emas. Organ-organ dalam seperti hati dan kadang kulit mereka sangat beracun bagi sejumlah hewan jika dimakan, tetapi daging beberapa spesies ikan ini dijadikan sebagai makanan di Jepang (disebut 河豚, diucapkan fugu), Korea (disebut bok), dan Tiongkok (disebut 河豚 he2 tun2) dan disiapkan oleh juru masak yang tahu bagian tubuh mana yang aman dimakan dan seberapa banyak kadarnya.

Tetraodontidae terdiri dari sedikitnya 121 spesies ikan buntal yang terbagi dalam 20 genera.[1] Ikan ini banyak ragamnya di perairan tropis dan tidak umum dalam di perairan zona sedang dan tidak ada di perairan dingin. Mereka memiliki ukuran kecil hingga sedang, meski beberapa spesies memiliki panjang lebih dari 100 sentimeter (39 inchi).[2]

Lihat pula

Referensi

Bahan pustaka

  • Arreola, V.I., and M.W. Westneat. 1996. Mechanics of propulsion by multiple fins: kinematics of aquatic locomotion in the burrfish (Chilomycterus schoepfi). Proceedings of the Royal Society of London B 263: 1689–1696.
  • Ebert, Klaus (2001): The Puffers of Fresh and Brackish Water, Aqualog, ISBN 3-931702-60-X.
  • Gordon, M.S., Plaut, I., and D. Kim. 1996. How puffers (Teleostei: Tetraodontidae) swim. Journal of Fish Biology 49: 319–328.
  • Plaut, I. and T. Chen. 2003. How small puffers (Teleostei: Tetraodontidae) swim. Ichthyological Research

Catatan kaki

  1. 1 2 Froese, R. and D. Pauly. Editors. 448 "Family Tetraodontidae - Puffers". FishBase. Diakses tanggal 2007-02-10.{{cite web}}: |author= memiliki nama generik; Periksa nilai |url=
  2. Keiichi, Matsura & Tyler, James C. (1998). Paxton, J.R. & Eschmeyer, W.N. (ed.). Encyclopedia of Fishes. San Diego: Academic Press. hlm. 230–231. ISBN 0-12-547665-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Tetraodontidae.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tetraodontidae.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan