Sabtu, 31 Oktober 2026
13:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bunga, Jangan Ada Dusta

film Indonesia tahun 2000

Bagikan:
Bunga, Jangan Ada Dusta
SutradaraFrank Rorimpandey
ProduserJanuar Gandakusumah
PemeranSonia Eryka
Deddy Mizwar
Dian Nitami
Dian Anggraini
Mila Karmila
Eva Rosdiana Dewi
Anjasmara
Cindy Cenora
Penata musikAreng Widodo
EditorB Benny MS
Tanggal rilis
2000
Durasi110 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Bunga, Jangan Ada Dusta adalah film garapan sutradara kawakan Frank Rorimpandey yang dirilis tahun 2000 dan berdurasi 110 menit. Pemeran utama dalam film ini adalah penyanyi cilik Sonia Eryka (yang kala itu menggunakan nama panggung Sonia Isabella), yang terkenal dengan lagu "Tu La Lit".

Film ini mengangkat kehidupan anak 9 tahun, Bunga (Sonia Eryka), yang menjadi korban persoalan orang dewasa, tentang bagaimana menghormati hak anak untuk berbicara dan menyatakan pendapat. Di tengah problem orang dewasa anak-anak yang jadi imbasnya, dan biasanya anak-anak tak mampu untuk berontak.

Sinopsis

Seorang gadis kecil tak mau disebut sebagai seorang pendusta. Akibat kelalaian ibu tirinya, Riani (Dian Nitami), membuat Bunga harus menghadapi tekanan batin dan hukuman dari ayahnya (Deddy Mizwar). Karena tidak mau dipaksa berbohong membuat Bunga harus dimasukkan oleh ibu tirinya ke panti asuhan, dan karena dituduh berbohong juga Bunga menyaksikan sendiri ayahnya ditabrak mobil dan meninggal dunia. Bunga pun harus lari dari panti asuhan karena dituduh berbohong. Bunga nyaris celaka karena dianiaya pentolan penjahat yang tengah membagi hasil rampokan dengan dua anak buahnya di sebuah bangunan yang terbengkalai. Bunga sangat cerdas dan jujur, dia juga keras hati dan kukuh dalam pendiriannya. Dalam pelarian inilah banyak petuah-petuah yang disisipkan. Dalam kondisi apapun Bunga tidak pernah mau berbohong meski nyawanya terancam.

Latar belakang

Kebolehan Frank terletak pada ramuan unsur dramatik yang menyentuh hati pemirsa. Film ini seakan membius dan memainkan emosi penonton. Aktor senior Deddy Mizwar berakting dengan apik. Selain itu, film ini juga melibatkan bintang tiga generasi, seperti Mila Karmila, Eva Rosdiana, Dian Nitami, dan Cindy Cenora, juga tampak Fairuz Anjasmara yang turut bermain sebagai cameo di film ini.

Bunga (Jangan Ada Dusta) bisa sebagai pelipur lara di tengah miskinnya sineas mengangkat kehidupan realitas anak-anak, apalagi kehidupan realitas masyarakat kehidupan menengah ke bawah. "Selama ini persoalan anak-anak selalu dianggap sepele. Saya menggarap film ini dengan konsep tema keluarga. Namun meski dibuat untuk konsumsi anak-anak, film ini dapat juga dijadikan renungan bagi orang dewasa," kata sineas yang dikenal sebagai sutradara spesialis tema drama ini.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan