Rabu, 28 Oktober 2026
19:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Buku Bantal

Buku Bantal

Bagikan:
250px-Sei_Shonagon2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sei Shōnagon dalam sebuah ilustrasi akhir abad ke-17

Buku Bantal (枕草子, Makura no Sōshi) adalah sebuah buku pengamatan dan renungan yang dicatat oleh Sei Shōnagon pada masanya menjadi pelayan istana untuk Ibu Suri Teishi (定子) pada 990an dan awal 1000an pada zaman Heian di Jepang. Buku tersebut diselesaikan pada 1002.

Karya Shōnagon terdiri dari sekumpulan esay, daftar, anekdot, puisi, dan ayat-ayat deskriptif yang memiliki sedikit hubungan satu sama lain dengan pengecualian bahwa pada kenyataannya bahwa karya-karya tersebut adalah gagasan-gagasan dan pemikiran-pemikiran dari yang apa Shōnagon pikirkan dari momen apapun yang diberikan pada masa hidupnya sehari-hari.

Buku tersebut pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh 1889 oleh T. Purcell dan W. G. Aston. Penerjemahan Inggris lainnya dibuat oleh Arthur Waley pada 1928, Ivan Morris pada 1967, dan Meredith McKinney pada 2006.

Namun istilah Buku Bantal berbeda lagi bagi pengemar Literasi, hal ini mengungkapkan bahwa buku tersebut adalah buku yang tebal. Yang biasanya terdiri dari 900 halaman sd. ribuan halaman, Baik yang dimaksud buku satuan ataupun buku yang ditumpuk.

Referensi

Daftar pustaka

  • Penney, Matthew. “The Pillow Book.” Salem Press Encyclopedia 2016: Research Starters.Web.21.Feb.2017
  • Reese, Lyn. Heian Period. Women In World History Curriculum. www.womeninworldhistory.com/Heian9.ht Accessed 27 February 2017.

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisource Jepang memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan