Sabtu, 31 Oktober 2026
05:30 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bugha asy-Syarabi

Personel militer Turki

Bagikan:
Bugha asy-Syarabi
Nama asliBugha ash-Shaghir
LahirKekhalifahan Abbasiyah
Meninggalca 868
Samarra, Kekhalifahan Abbasiyah (sekarang Irak)
Penyebab kematian: dieksekusi
PengabdianKekhalifahan Abbasiyah
Dinas/cabangResimen Turki Abbasiyah
Lama dinasca 850s – 867

Bugha asy-Syarabi ("Bugha Sang Peminum"), juga dikenal sebagai Bugha ash-Shaghir ("Bugha yang Muda") untuk membedakannya dari Bugha yang Tua, adalah seorang pemimpin militer senior Turki pada pertengahan abad ke-9 di Kekhalifahan Abbasiyah.

Ia bertugas di bawah Khalifah al-Mutawakkil (m. 847–861) di Azerbaijan, tetapi kemudian memimpin konspirasi di antara pasukan Turki yang membunuh khalifah tersebut. Bersekutu erat dengan perwira Turki lainnya, Wasif, Bugha memegang kekuasaan di istana di bawah khalifah al-Muntashir (m. 861–862) dan al-Musta'in (m. 862–866), selama "Anarki di Samarra". Namun, ia jatuh ke dalam aib di bawah al-Mu'tazz (m. 866–869), yang membenci pengaruhnya dan perannya dalam pembunuhan al-Mutawakkil, ayahnya. Pada tahun 868, Bugha dipenjara dan dieksekusi atas perintah Khalifah.

Sumber

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan