Sabtu, 10 Oktober 2026
05:01 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Bryant G. Wood

Bagikan:
Bryant G. Wood
Lahir
Endicott, New York
Dikenal karenaPeninjauan kembali tarikh Yerikho yang pernah diberikan oleh Garstang dan Kenyon
Pasangan menikahFaith Wood
Karier ilmiah
BidangArkeologi
Tempat kerjaEditor Bible and Spade

Bryant G. Wood adalah seorang arkeolog Alkitab dan penganut Kreasionisme Bumi muda. Ia adalah Direktur Riset pada Associates for Biblical Research (Asosiasi untuk Penelitian Alkitabiah)[1] dan editor majalah arkeologi  triwulanan Bible and Spade (Alkitab dan Sekop), yang secara eksplisit berkomitmen pada penggunaan arkeologi untuk menunjukkan kebenaran Alkitab dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.[2] Wood dikenal berkat pengusulan kembali pada tahun 1990 mengenai tarikh kehancuran Yerikho sesuai dengan kronologi Alkitab sekitar tahun 1400 SM. Usulan ini dikonfirmasi oleh Penanggalan radiokarbon, dan mengkoreksi tarikh 1550 SM, yang secara keliru diusulkan oleh Kathleen Kenyon.

Kehidupan dan karier

Wood kuliah di Universitas Syracuse, lulus dengan gelar B. S. dalam bidang Teknik Mesin, kemudian mendapatkan gelar M. S. dalam bidang Teknik Mesin dari Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York. Ia kemudian mempelajari Alkitab dan arkeologi serta mendapat gelar M. A. dalam Sejarah Alkitab dari Universitas Michigan pada tahun 1974 dan Ph. D. dalam arkeologi Siro-Palestina dari Universitas Toronto pada tahun 1985. Wood adalah spesialis tembikar Kanaan dari Zaman Perunggu Akhir. Dia adalah penulis bukuThe Sociology of Pottery in Ancient Palestine: The Ceramic Industry and the Diffusion of Ceramic Style in the Bronze and Iron Ages (Sosiologi Tembikar di Palestina Kuno: Industri Keramik dan Difusi Keramik Gaya Perunggu dan Zaman Besi) (1990), serta sejumlah artikel tentang arkeologi. Selain itu, Wood berfungsi sebagai editor dari publikasi triwulanan Bible and Spade (Alkitab dan Sekop).

Wood mendapat perhatian internasional karena mengusulkan tarikh Jericho, yang mendukung keandalan sejarah catatan Alkitab tentang perebutan kota itu oleh bangsa Israel. Ia juga telah menulis tentang masuknya orang-orang Filistin ke Kanaan dan historisitas kisah Alkitab Sodom dan Gomora.

Wood adalah penganut Kreasionisme Bumi muda yang dijelaskan oleh Creation Ministries International sebagai seorang arkeolog kreasionis.[3]

Yerikho

Menurut cerita Alkitab dalam kitab Yosua, Yerikho adalah kota Kanaan pertama yang direbut oleh Bani Israel ketika mereka memulai penaklukan "Tanah yang Dijanjikan" - menurut kronologi Alkitab sekitar 1406 SM, menurut model berbasis pada awal abad ke-15 SM. Hal ini didasarkan pada 1 Raja–raja 6:1. Selama serangkaian penggalian dari tahun 1930 sampai 1936 John Garstang menemukan lapisan kehancuran di Yerikho pada lapisan Kota IV yang diidentifikasinya dengan kisah Alkitab Yosua dan bertarikh ~1400 SM.[4] Ketika Kathleen Kenyon pada tahun 1950-an, yang menggunakan metode-metode yang lebih canggih daripada yang tersedia pada zaman Garstang, ia memberi tarikh Kota IV Yerikho tahun 1550 SM dan menemukan tidak ada tanda-tanda tempat tinggal untuk jangka waktu sekitar 1400 SM. Wood pada tahun 1990 mengembalikan tarikh Kota IV pada pendapat asli Garstang tahun 1400 SM berdasarkan analisis data yang terlewatkan oleh Kenyon. Pada tahun 1999, berdasarkan analisis ulang dari pecahan tembikar (suatu metode yang dapat memberikan tarikkh sangat akurat dalam konteks Timur Dekat kuno), Wood berpendapat bahwa Yerikho sangat mungkin direbut pada Zaman Perunggu Akhir oleh Yosua.[5]

Wilson dalam New York Times mendaftarkan bahwa studi sisa-sisa tembikar, skarab raja Mesir, penanggalan karbon-14, aktivitas gempa bumi di daerah itu dan bekas-bekas tembok yang runtuh menghasilkan bukti yang impresif bahwa kota berkubu tersebut dihancurkan pada Zaman Perunggu Akhir, sekitar tahun 1400 SM.[6] Tiga scarab (suatu jimat/amulet Mesir yang berbentuk kumbang Scarabaeus sacer dan bertulisan, sering kali ditulisi nama seorang Firaun) memuat nama firaun Thutmosis III (1504-1450 SM), Amenhotep III (1384-1349 SM) dan Hatshepsut (1503-1483 SM), serta satu meterai segel bertulisan Tutmose III, ditemukan dari sebuah makam di bagian barat laut Yerikho. Pekuburan di luar Yerikho telah menghasilkan serangkaian skarab Mesir dari abad ke-18 SM sampai abad ke-14 SM, menunjukkan bahwa kota itu terus dihuni sampai abad ke-14 SM dan setelah itu tidak lagi.[7]

Khirbet el-Maqatir

Wood mengarahkan penggalian di Khirbet el-Maqatir, sebuah kota yang dia berpendapat mungkin kota alkitabiah Ai. Lokasi tradisional Ai, et-Tell, digali terakhir oleh Joseph Callaway dan ditemukan telah ditinggalkan selama keseluruhan Zaman Perunggu Tengah dan Perunggu Akhir. Sebaliknya, Khirbet el-Maqatir telah menghasilkan tembikar dari Zaman Perunggu Awal, Tengah Perunggu, Perunggu Akhir I, Zaman Besi I, Helenistik akhir/awal Romawi, Bizantium. Berdasarkan penemuan awal, termasuk kota berkubu kecil dari Zaman Perunggu Akhir I di daerah A, D, E, dan G, Wood mengatakan bahwa "kesimpulan awal adalah bahwa benteng LB I (Late Bronze; = Perunggu Akhir) memenuhi persyaratan Alkitab untuk diidentifikasi sebagai benteng 'Ai, sebagaimana dimaksud pada Yosua 7-8."[8] Khirbet Ser di dekatnya juga telah disarankan oleh excavator David Livingstone sebagai lokasi alternatif untuk Ai.

Karya

Buku

  • Wood, Bryant G. (1985). Palestinian Pottery of the Late Bronze Age: an investigation of the terminal LB IIB phase. Ottawa: National Library of Canada. ISBN 978-0-3151-8831-0. OCLC 16020443.
  • ——— (1987). The Palestinian Evidence for a Thirteenth Century Conquest: an archaeological appraisal. OCLC 861056373.
  • ——— (1987). Egyptian Amphorae of the New Kingdom and Ramesside Period. Durham, NC: American Schools of Oriental Research. OCLC 77650066.
  • ——— (1990). The Sociology of Pottery in Ancient Palestine: the ceramic industry and the diffusion of ceramic style in the Bronze and Iron Ages. Journal for the Study of the Old Testament, Supplement series. Vol. 103. Sheffield, England: JSOT Press for the American Schools of Oriental Research. ISBN 978-1-850-75269-1. OCLC 25358621.

Artikel

Referensi

  1. ↑ http://www.biblearchaeology.org/about/
  2. ↑ "Bible and Spade Magazine". www.biblearchaeology.org. Associates for Biblical Research. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-28. Diakses tanggal 11 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Creation scientists and other specialists of interest". Creation Ministries International. Diakses tanggal 10 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Wood, Leon James and David O'Brien, A Survey of Israel's History, Zonderfan 1986, ISBN978-0-310-34770-5 p. 74
  5. ↑ Millard, Alan Ralph, James Karl Hoffmeier, David Weston Baker, Faith, Tradition, and History Eisenbrauns, 1994 ISBN978-0-931464-82-9 p. 15
  6. ↑ John Noble Wilson, Believers Score in Battle Over the Battle of Jericho. New York Times 22 Feb 1990.
  7. ↑ Did the Israelites Conquer Jericho? A New Look at the Archaeological Evidence Diarsipkan 2018-07-22 di Wayback Machine - by Bryant G. Wood PhD - May 01, 2008.
  8. ↑ Wood (2000), 29.
  9. ↑ "Did the Israelites Conquer Jericho? A New Look at the Archaeological Evidence". Diakses tanggal Maret 29, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  10. ↑ "The Philistines Enter Canaan: Were They Egyptian Lackeys or Invading Conquerors?". Diakses tanggal Maret 29, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  11. ↑ "The Walls of Jericho". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-21. Diakses tanggal Maret 29, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pustaka

  • Manfred Bietak dan Felix Höflmayer, "Pendahuluan: Tinggi dan Rendah Kronologi," pp. 13–23 di Sinkronisasi Peradaban di Mediterania Timur pada Milenium Kedua sm III, eds. Manfred Bietak dan Ernst Czerny, Wina: Österreichischen Akademie der Wissenschanften, 2007.
  • Bruins & van der Plicht, "Tell es-Sultan (Jericho): Radiokarbon Hasil Berumur Pendek Sereal dan Penyajian Sampel Arang dari Akhir Zaman Perunggu Tengah," Radiokarbon 37:2, 1995.
  • John Garstang, Joshua-Hakim, Grand Rapids: Kregel, 1978 reprint 1931 edition.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan