Selasa, 27 Oktober 2026
18:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Bros Tara

Bros Tara

Bagikan:
Tara Brooch
250px-Ireland_2010_etc_029_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian depan dan belakang
250px-Ireland_2010_etc_028_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bahan bakuperak, emas, kaca, enamel, amber
Ukurandiameter 8.7 cm
Dibuat650 sampai 750 M
Ditemukan1850
(dikabarkan) Bettystown
Lokasi sekarangNational Museum of Ireland, Dublin

Bros Tara adalah sebuah bros Keltik dari jenis pseudo-penannular, yang dibuat pada 650 sampai 750 M. Benda tersebut ditemukan di Irlandia pada 1850, meskipun benda tersebut tak ditemukan di Tara tetapi tampaknya di dekat Bettystown. Benda tersebut dianggap adalah sebuah bros oleh orang yang menjualnya. Bros tersebut dipamerkan di mancanegara dan merupakan salah satu artefak dari Kebangkitan Keltik pada pertengahan abad ke-19. Benda tersebut sekarang disimpan di National Museum of Ireland, Dublin.

Referensi

  • Gere, C. and Rudoe J., Jewellery in the Age of Queen Victoria: a Mirror to the World, 2010, British Museum Publications, ISBN0-7141-2819-8
  • "NMI":Wallace, Patrick F., O'Floinn, Raghnall eds. Treasures of the National Museum of Ireland: Irish Antiquities, 2002, Gill & Macmillan, Dublin, ISBN0-7171-2829-6

Bacaan tambahan

  • Boltin, Lee, ed.: Treasures of Early Irish Art, 1500 B.C. to 1500 A.D.: From the Collections of the National Museum of Ireland, Royal Irish Academy, Trinity College, Dublin, Metropolitan Museum of Art, 1977, ISBN0-87099-164-7.
  • Susan Youngs (ed), "The Work of Angels", Masterpieces of Celtic Metalwork, 6th–9th centuries AD, 1989, British Museum Press, London, ISBN0-7141-0554-6

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tara Brooch.
Temuan
120px-NMSHunterstonBrooch1_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gagrak
Koleksi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan