Jumat, 06 November 2026
22:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Lalat liang

Lalat liang

Bagikan:
Lalat liang
Horse_Botfly_Imago.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Seksi:
Subseksi:
Superfamili:
Famili:
Oestridae
Subfamili
Artikel takson sembarang

Lalat liang adalah lalat yang masuk klasifikasi keluarga Oestridae. Semua spesiesnya hidup secara parasit di tubuh mamalia. Dermatobia hominis adalah yang paling sering bersarang dan menghabiskan hidupnya sebagai larva di tubuh manusia, walaupun spesies lain juga bisa bersarang dan menyebabkan myiasis.

Serangan kepada manusia

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.

Dermatobia hominis biasanya tidak secara langsung bertelur di kulit manusia. Ia menumpangkan telurnya kepada nyamuk betina dan kemudian nyamuk tersebut akan secara tidak sengaja menyuntikkan telur-telur tersebut saat menggigit manusia. Larva ini mempunyai dua kait di bagian anal yang akan menyemprotkan antibiotik untuk menghilangkan kompetitor bakteri dan jamur. Kulit yang terinfeksi akan terus membesar hingga seukuran telur angsa, sebelum akhirnya larva dewasa keluar dari kulit.[1]

Larva yang sudah telanjur bersarang di kulit tidak boleh ditarik begitu saja karena akan menyebabkan infeksi. Pengobatan dilakukan dengan beberapa alternatif, yaitu:

  • Diolesi dengan getah matatorsalo sehingga larva mati begitu saja dan tertinggal di dalam kulit
  • Melapisi kulit dengan daging mentah sehingga larva keluar dari kulit karena kehabisan udara
  • Melapisi kulit dengan lem white polyvinyl acetate, sehingga larva mati dan secara otomatis keluar saat dibersihkan keesokan harinya.[1]
  • Mengolesi dengan tembakau atau kapur barus sehingga larva mati dan bisa ditarik dari kulit keesokan harinya.
  • Bedah kecil untuk memotong kulit yang terinfeksi dan mengeluarkan larvanya.[2]

Serangan kepada ternak

Oestrus ovis, atau sering disebut lalat liang domba adalah spesies lalat liang yang menyerang hewan ternak seperti kambing, domba, rusa, dan sapi. Tercatat pula serangan kepada kuda, anjing, dan manusia[3] Larva lalat ini diletakkan di dekat hidung oleh induknya dan kemudian bergerak ke dalam lubang hidung dan hidup dengan menyerang kelenjar sinus. Hewan yang terserang akan merasa tidak nyaman, kehilangan berat badan, dan kadang menyebabkan kematian.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Oestridae.
  1. 1 2 Human Botfly, diakses dari situs vexman pada 23 Oktober 2013
  2. ↑ Bot Flies, aka Torsalo or Dermatobia hominis. Diakses dari situs Ambergriscaye pada tanggal 23 Oktober 2013.
  3. ↑ McGarry, J.; Penrose, F; Collins, C (2012), Oestrus ovis infestation of a dog in the UK, Journal of Small Animal Practice, Vol.53 No.3: British Small Animal Veterinary Association, pp. 192–93, diakses pada tanggal 23 Oktober 2013]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan