Rabu, 23 September 2026
16:37 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Bolad

Bolad (bahasa Mongol: Болад чинсан, Болад ага, Болд, bahasa Persia:پولاد, translit. Pulâd, Hanzi:孛羅; Pinyin:Bóluó; Wade–Giles:Po-lo, wafat 1313), adalah seorang menteri etnis Mongol dari Dinasti Yuan di Tiongkok, dan kemudian bertugas di Ilkhanat sebagai wakil Khan Agung dari Kekaisaran Mongol dan penasihat budaya bagi Ilkhan.[1] Ia juga memberikan informasi berharga kepada Rashid-al-Din Hamadani untuk menulis tentang bangsa Mongol. Kaum Mongolis menganggapnya sebagai jembatan budaya antara Timur dan Barat. Ia dimuliakan oleh Kaisar Renzong dari Yuan sebagai Adipati Ze (澤國公) pada tahun 1311 dan Pangeran Yongfeng (永豐郡王) pada tahun 1313, secara anumerta.[2]

Referensi

  1. Amitai-Preiss, Reuven (1996). "Ghazan, Islam and Mongol Tradition: A View from the Mamlūk sultanate". Bulletin of the School of Oriental and African Studies. 59 (1). University of London: 1–10. doi:10.1017/S0041977X00028524.
  2. Allsen, Thomas T., ed. (2001), "Rashīd al-Dīn and Pūlād chīnksānk", Culture and Conquest in Mongol Eurasia, Cambridge Studies in Islamic Civilization, Cambridge: Cambridge University Press, hlm. 72–80, ISBN 978-0-521-80335-9, diakses tanggal 2023-01-14{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Parameter work dengan ISBN (link)

Bacaan lebih lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan