Rabu, 23 September 2026
20:14 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Carl Ludwig Blume

Carl Ludwig Blume

250px-Carl_Ludwig_Blume00.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Carl L. Blume (1847).

Karl Ludwig, Ritter von Blume (29 Juni 1789  3 Februari 1862) adalah botaniwan Jerman-Belanda. Kadang-kadang namanya ditulis dengan versi Belanda Karel Lodewijk Blume. Kata "Ritter" adalah gelar kebangsawanan yang dapat disamakan dengan "Knight" dalam tradisi Anglo-Sakson.

Walaupun berkebangsaan Jerman, hampir seluruh karier ilmiahnya dikerjakan di Belanda dan Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Puncak kariernya adalah ketika ia menjadi direktur Rijksherbarium (herbarium kerajaan) di Leiden.

Sumbangan terbesarnya adalah kajian luas yang dilakukan timnya terhadap flora Asia Tenggara, terutama di Jawa. Ia adalah wakil (deputi) direktur Kebun Botani Bogor dari tahun 1823 sampai 1826. Blume sendiri bertugas di Bogor dari tahun 1818 hingga 1827.

Sepulangnya dari Hindia Belanda ia dianugerahi gelar kebangsawanan "ritter" ("kesatria") dari Kerajaan Belanda.

Namanya diabadikan dalam nama satu jurnal botani "Blumea".

Kode Blume (tanpa titik di belakang!) atau Bl. di belakang nama ilmiah adalah kode autorisasi untuk botaniwan ini.

Publikasi penting

250px-Charles_Ludwig_de_Blume_IMG_7233a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampul salah satu buku tentang anggrek karya Blume
  • Carl Ludwig Blume:Bijdragen tot de flora van Nederlandsch Indië …1825-827Botanicus[pranala nonaktif permanen]
  • Carl Ludwig Blume: Enumeratio plantarum Javae et insularum adjacentium. 1827-1828.
  • Carl Ludwig Blume, J. B. Fischer: Flora Javae nec non insularum adjacentium .... 1828-185.
  • Carl Ludwig Blume: Rumphia, sive commentationes botanicae imprimis de plantis Indiae orientalis ... 1836-1849 (4 volumes with 170 illustrations)
  • Carl Ludwig Blume: 'Musem botanicum lugduno-batavum ....1849-1857.Botanicus

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan