Sabtu, 31 Oktober 2026
08:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Biksu Fu Ju

Bagikan:
Biksu Buddha Tiongkok yang tubuhnya dimumifikasi dan dilapisi emasTemplat:SHORTDESC:Biksu Buddha Tiongkok yang tubuhnya dimumifikasi dan dilapisi emas
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Biksu Fu Ju" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juni 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Biksu Fu Ju adalah seorang biksu Buddha asal Tiongkok yang dikenal atas dedikasinya terhadap praktik spiritual dan kontribusinya terhadap komunitas Buddhis. Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Kuil Chongfu, Quanzhou, provinsi Fujian.

Kehidupan

Fu Ju mulai menjalani kehidupan religius pada usia 17 tahun. Ia dikenal sebagai sosok tekun dalam menjalankan ajaran Buddha, terutama dalam praktik meditasi, studi sutra, serta pelayanan sosial kepada masyarakat. Selama hidupnya, ia dihormati sebagai pemimpin spiritual oleh para pengikutnya.

Kematian dan mummifikasi

Fu Ju meninggal dunia pada tahun 2012 dalam usia 94 tahun. Setelah kematiannya, tubuhnya diawetkan melalui proses mummifikasi dengan metode tradisional. Tubuhnya disimpan dalam sebuah guci besar dalam posisi duduk meditasi. Tiga tahun kemudian, ketika guci dibuka, tubuhnya ditemukan dalam kondisi sangat terawat—masih tegak dalam posisi duduk dengan sedikit tanda-tanda pelapukan.[1]

Sebagai bentuk penghormatan spiritual tertinggi, tubuhnya kemudian dilapisi dengan emas. Tradisi pelapisan emas atas jenazah guru besar Buddhis merupakan praktik yang telah lama dikenal dalam budaya Buddhisme Asia Timur, dan melambangkan keabadian dan kemuliaan.[2]

Warisan

Tubuh Fu Ju yang telah dilapisi emas kini disimpan dalam kotak kaca di kuil tempat ia mengabdi. Banyak umat Buddhis mengunjunginya sebagai bentuk penghormatan dan untuk mencari inspirasi spiritual.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Revered Chinese Monk is Mummified, Covered in Gold Leaf". VOA News. Diakses tanggal 8 Mei 2025.
  2. ↑ "Revered Chinese monk covered in gold leaf to become a shrine". The Telegraph. Diakses tanggal 8 Mei 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan