Sabtu, 10 Oktober 2026
21:28 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Bibit Samad Rianto

Bibit Samad Rianto

Politisi Indonesia

Bagikan:
Bibit Samad Rianto
Bibit_Samad_R.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
Masa jabatan
4 Desember 2009 –16 Desember 2011
Ketua
PendahuluWaluyo (pelaksana tugas)
PenggantiZulkarnain
Bambang Widjojanto
Busyro Muqoddas
Adnan Pandu Praja
Masa jabatan
18 Desember 2007 –21 September 2009
Ketua
  • Antasari Azhar
  • Tumpak Hatorangan Panggabean
PendahuluErry Riyana Hardjapamekas
Tumpak Hatorangan Panggabean
Amien Sunaryadi
Sjahruddin Rasul
PenggantiWaluyo (pelaksana tugas)
Informasi pribadi
Lahir8 November 1946 (umur 79)
Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Partai politik  PNBK (2004)
Suami/istriTitiek Sugiharti, B.Sc.
Anak4
Almamater
ProfesiPolisi
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang20px-Insignia_of_the_Indonesian_National_Police.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kepolisian Negara Republik Indonesia
Pangkat20px-PDU_IRJEN_KOM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Inspektur Jenderal Polisi
SatuanIntelijen

Bibit Samad Rianto[1] (lahir 3 November 1945) adalah seorang purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007–2011.

Kehidupan awal

Kondisi ekonomi, orang tua Bibit hanya mampu membiayainya sampai SMP saja. Sehingga untuk melanjutkan pendidikan SMA, Bibit mencari uang sendiri dengan menjadi kuli tenun. Sehabis menyelesaikan pendidikan SMA di tanah kelahirannya, Bibit kemudian memilih untuk bergabung di Akabri (Akpol) dan lulus pada 1970. Alasan utama Bibit memilih Kepolisian agar bisa menjadi perwira dan penghasilan seorang perwira pada saat itu lumayan cukup.[2][3]

Setelah lulus dari Akpol, Bibit langsung mengabdikan dirinya selama 30 tahun di kepolisian. Berbagai posisi teritorial pernah diembannya, di antaranya Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Pusat, Wakapolda Jawa Timur, dan Kapolda Kalimantan Timur. Bibit pensiun dari kepolisian pada 15 Juli 2000 dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal. Atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas, ia mendapatkan berbagai bintang jasa dan penghargaan. Di antaranya: Satya Lencana Kesetiaan, Satya Lencana Dwidya Sista, Bintang Bhayangkara Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Bhayangkara Pratama.[butuh rujukan]

Bibit merupakan pelaku ‘monogami’ yang hanya memperistrikan Sugiharti, seorang perawat asal Jawa Tengah. Pernikahan Bibit dan Sugiharti membuah 4 buah hati yakni Yudi Prianto, Bayu Suseno, Endah Sintalaras, dan Rini Wulandari. Semua anaknya kini sudah berkeluarga. Satu di antaranya meniti karier yang sama dengan bapaknya yakni menjadi polisi.

Enam tahun menjelang pensiun di kepolisian, Bibit mempersiapkan dirinya alih profesi jadi guru. Keinginan menjadi guru merupakan buah dari pesan almarhumah ibunya agar Bibit menjadi guru. Bibit menamatkan studi hingga S3 dan mendapat gelar Doktor. Bibit pernah mengajar di Universitas Bina Nusantara selama 4 tahun, dan menjadi rektor Universitas Bhayangkara 3 tahun. Ia juga pernah mengajar di UNJ (Universitas Negeri Jakarta) dan bekas kampusnya di PTIK.

Pada tahun 2004, dia sempat menjadi calon legislatif Partai Nasional Banteng Kemerdekaan untuk Pemilihan Umum Legislatif 2004 mewakili daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Timur, tetapi tidak lolos menjadi anggota legislatif.

Pendidikan

Riwayat Pekerjaan

  • Kapolres Jakarta Utara
  • Kapolres Jakarta Pusat
  • 1996: Wakil Asisten Perencanaan Kepala Polri
  • 1997: Wakapolda Jawa Timur
  • 1997–2000: Kapolda Kalimantan Timur
  • 2005: Rektor Universitas Bhayangkara Jaya
  • 2007–2011: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi
  • 2015: Ketua Tim Transisi Tata Kelola Sepak bola Nasional Kemenpora RI

Tanda Jasa

  • Satyalancana Kesetiaan,
  • Satyalancana Dwidya Sista,
  • Bintang Bhayangkara Nararya,
  • 1999, Bintang Yudha Dharma Nararya,
  • 1999, Bintang Bhayangkara Pratama.

Referensi

  1. ↑ "Profil - Bibit Samad Rianto"
  2. ↑ "merdeka.com". www.merdeka.com. Diakses tanggal 2024-01-16.
  3. ↑ simple (2009-11-06). "Lebih jauh mengenal pak "Bibit Samad Riyanto" KPK non aktif". SMK Negeri 1 Tabanan. Diakses tanggal 2024-01-16.
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
1997–2000
Diteruskan oleh:
Togar Manatar Sianipar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan