Selasa, 20 Oktober 2026
03:50 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Bias FUTON

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)

Bias FUTON adalah kecenderungan untuk membaca dengan teliti apa yang lebih tersedia pada FUTON atau full text on the Net.[1] FUTON biasa digunakan dalam ketentuan penerbitan dalam jaringan (daring) basis data. Selain FUTON terkadang kita jumpai juga abstracts only, atau NAA (no abstract available).[1]

Efek Bias

Sejauh ini pada salah satu basis data penyedia artikel ilmiah dibidang biomedical, MEDLINE (Medical Literature Analysis and Retrieval System Online) persentase artikel yang tersedia dalam FUTON kurang dari 8%, abstracts only sebesar 52%, dan sebesar 40% tidak memiliki teks kecuali judul atau tidak memiliki kutipan sama sekali yaitu NAA (no abstract available).[1] Beberapa basis data bahkan menyediakan secara keseluruhan untuk semua artikel maupun jurnal, meskipun itu diluar dari institusi akademik dengan atau tanpa pelabelan sama sekali dan dikatakan sebagai free FUTON atau free abstracts. Hal ini menyebabkan bias pada berbagai abstrak, artikel maupun jurnal, berpengaruh apakah artikel, jurnal maupun abstrak tersebut akan dibaca secara keseluruhan atau hanya sekadar dijadikan sebagai kutipan pada sebuah penelitian dan penerbitan karya tulis selanjutnya.

Referensi

  1. 1 2 3 Narayana S. Murali, MD, et al "Impact of FUTON and NAA Bias on Visibility of Research". Mayo Clin Proc. 2004;79(8):1001-1006
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan