Sabtu, 31 Oktober 2026
02:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bharat Mata

Bharat Mata

Bagikan:
250px-1909magazine_vijaya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Muka muka majalah Tamil Vijaya rilis tahun 1909 menampilkan "Bharat Mata" (Mother India) , dan slogan nasional " Vande Mataram ".


Bharat Mata ( Bhārat Mātā, Ibu Pertiwi Bharat atau Ibu Pertiwi India dalam bahasa Indonesia ) adalah Personifikasi nasional India (Bharat) sebagai dewi ibu . Bharat Mata lazimnya digambarkan memakau sari berwarna merah atau bangbang, dan dalam gambaran modern, memegang bendera Nasional . Terkadang beliau berdiri di atas teratai dan ditemani seekor singa .[1][2]

Referensi

  1. ↑ McGregor, R. S. (1993). "bhārat". Oxford Hindi-English Dictionary. Oxford University Press.
  2. ↑ Visualizing space in Banaras: images, maps, and the practice of representation, Martin Gaenszle, Jörg Gengnagel, illustrated, Otto Harrassowitz Verlag, 2006, ISBN978-3-447-05187-3
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan