Minggu, 25 Oktober 2026
09:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Bergandengan tangan

Bergandengan tangan

Bagikan:
250px-Guaricano-Bambini.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua anak Dominika Bergandengan tangan

Bergandengan tangan[1] adalah sebuah bentuk keintiman fisik yang melibatkan dua orang atau lebih. Tindakan tersebut dapat bersifat atau tak bersifat percintaan.

Aspek budaya

250px-50_Years_of_Togetherness.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bergandengan tangan antara pasangan dalam perayaan hari jadi ke-50 hubungan pasangan.

Dalam budaya Barat, pasangan kekasih dan pasutri sering kali Bergandengan tangan sebagai isyarat kedekatan psikologis. Teman non-percintaan juga dapat Bergandengan tangan, meskipun penampilannya beragam menurut budaya dan peran gender. Orangtua atau penjaga dapat memegang tangan anak kecil untuk menjaga atau memandu mereka. Dalam hal percintaan, Bergandengan tangan sering kali dipakai pada tahap-tahap awal kencan atau bertunangan untuk menunjukkan rasa cinta dengan pasangan. Bergandengan tangan juga merupakan hal umum dalam tahap-tahap menuju hubungan percintaan.[2]

Referensi

  1. ↑ "bergandengan". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2026-10-10.
  2. ↑ Hardy, Kenneth R. (1964). "An appetitional theory of sexual motivation". Psychological Review. 71 (1): 1–18. doi:10.1037/h0047158.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan