Selasa, 03 November 2026
22:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Bernard Zweers

Bernard Zweers

Bagikan:
250px-Bernard_Zweers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bernard Zweers.

Bernard Zweers adalah komponis dan guru musik terkemuka di Belanda pada peralihan abad 19-20[1]

Riwayat Hidup Ringkas

Bernard Zweers lahir dengan nama Bernardus Josephus Wilhelmus Zweers di Amsterdam, 18 Mei 1854 - meninggal di Amsterdam pada 9 Desember 1924)[2] Ia lahir dalam sebuah keluarga kaya, nama ayahnya Gelderland HA Zweers.[3] Keluarganya memberikan hasrat musik gereja, bernyanyi, dan bermain piano.[3] Pada usia ke 14 tahun, Bernard sudah menulis musik.[3] Ayahnya mengarahkannya untuk menekuni musik kamar.[3] Pada tahun 1877, ia baru mulai merambah dunia musik vokal.[3] Zweers belajar musik di Leipzig, Jerman pada Jadassohn. Setelah satu tahun ia kembali ke Amsterdam dan menjadi direktur paduan suara pria Amstel.[1] Bernard Zweers juga aktif dalam kegiatan paduan suara gereja, oleh karena itu ia diminta konservatorium Amsterdam memintanya menjadi guru besar.[1]

Karya Bernard Zweers

Karya musik Bernard Zweers menarik perhatian karena memiliki semangat musik Belanda yang mudah dikenali melalui karya-karyanya.[1] Salah satu pertunjukan terpanjang (hampir satu malam penuh) dari musik simfoni karya Zweers adalah simfoni ketiga berjudul Aan mijn Vaderland yang diselenggarakan pada tahun 1890.[1] Hampir semua karya Zweers berbahasa Belanda.[1] Ia menciptakan kantata, musik untuk drama, dan musik overture.[1] Ia menjadi guru musik sejumlah komponis bangsa Belanda.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 7 (VAK-ZWI). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 4060
  2. ↑ Slonimsky, Nicolas (1978). "Zweers, Bernard". Baker's Biographical dictionary of musicians (Edisi 6th). New York: Schirmer Books. hlm. 1954. ISBN 0-02-870240-9.
  3. 1 2 3 4 5 http://resources.huygens.knaw.nl/bwn1880-2000/lemmata/bwn2/zweers
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan