Senin, 26 Oktober 2026
12:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Benteng Masmak

Benteng Masmak

bangunan istana di Arab Saudi

Bagikan:
Benteng Masmak
250px-Masmak_castle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Benteng_Masmak&revid=28427436&groups=_ef64dd67bed6e2df4c0ff1a92012eeb9c4ae930c&parser=parsoid
Peta interaktif area Benteng Masmak
Informasi umum
KotaRiyadh
NegaraSaudi Arabia
Mulai dibangun1865

Benteng Masmak (bahasa Arab:قصر المصمك) merupakan sebuah benteng yang terbuat dari tanah liat dan terletak di tengah-tengah kota Riyadh, Arab Saudi. Benteng ini selesai dibangun pada tahun 1895 oleh Pangeran Abdurrahman bin Dhab’an ketika ia menjadi gubernur Riyadh pada masa kepemimpinan Muhammad al-‘Abdullah ar-Rasyid. Pada awalnya benteng ini terletak di bagian timur laut kota tua Riyadh dan dekat dengan benteng tua, adapun sekarang ini benteng terletak di distrik ad-Dirah.

Benteng ini merupakan saksi sejarah Penaklukan kota Riyadh dari Dinasti Al-Rasyid oleh Dinasti Al-Saud yang dipimpin Abdul Aziz Al-Saud pada tahun 1902. Sampai saat ini, bekas dari pertempuran tersebut masih ada pada pintu benteng, di mana pintu benteng yang asli masih ada hingga saat ini. Benteng ini merupakan salah satu bangunan asli Riyadh yang jumlahnya tersisa sedikit, dan sekarang ini di dalam benteng terdapat museum penyatuan Kerajaan Arab Saudi di tangan Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman Al-Saud.

Referensi

Pranala luar

24°37′52″N 46°42′48″E / 24.63111°N 46.71333°E / 24.63111; 46.71333


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan