Sabtu, 24 Oktober 2026
04:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Benteng Brest

Benteng Brest

Museum

Bagikan:
250px-BrestFortress7.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Brest

Benteng Brest (bahasa Belarus:Брэсцкая крэпасць, Brestskaya krepasts'; bahasa Rusia:Брестская крепость, Brestskaya krepost'; bahasa Polandia:Twierdza brzeska), sebelumnya dikenal dengan nama Benteng Brest-Litovsk, adalah sebuah benteng Rusia dari abad ke-19 yang terletak di Brest, Belarus. Pembangunan benteng ini dimulai pada tahun 1833 berdasarkan rancangan insinyur militer Rusia, Karl Opperman, di tempat berdirinya Kastil Brest.[1] Kubu bentengnya terletak di sebuah pulau di Sungai Bug yang dikelilingi oleh tiga fortifikasi. Benteng ini terletak di ketinggian 135 meter.[2]

Pada pukul 04:15 (waktu Moskwa) tanggal 22 Juni 1941, pasukan Jerman Nazi menyerbu benteng ini.[3] Benteng ini dapat bertahan selama seminggu, tetapi pada akhirnya benteng ini jatuh ke tangan Jerman pada tanggal 29 Juni. Pada tahun 1965, gelar Benteng Pahlawan diberikan kepada benteng ini untuk mengenang peristiwa tersebut.[4]

Referensi

  1. ↑ Sohn, Joan (2011-01-01). 36 Letters (dalam bahasa Inggris). Jewish Publication Society. ISBN 978-0-8276-0926-6.
  2. ↑ Brest Fortress Height and Location
  3. ↑ New Encyclopædia Britannica: Micropædia (dalam bahasa Inggris). Encyclopædia Britannica. 1997. ISBN 978-0-85229-633-2.
  4. ↑ Black, Jeremy (2018-05-25). Fortifications and Siegecraft: Defense and Attack through the Ages (dalam bahasa Inggris). Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-5381-0969-4.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Brest Fortress.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan